Scroll untuk baca artikel
RiauTeknologi

Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan ‘Power Bank’ Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan

×

Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan ‘Power Bank’ Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan

Sebarkan artikel ini
Pertamina Hulu Rokan
PHR meresmikan Mobile Substation Unit (MSU) 003 di Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Foto : Dok. PHR

ROKAN HILIR (MDC) – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding Upstream tahun 2025, yaitu Mobile Substation Unit 003 (MSU-003), telah resmi diterima dan dinyatakan memenuhi seluruh aspek teknis yang diharapkan pada Oktober 2025, menandai keberhasilan monumental dalam menjaga keandalan power supply atau suplai kelistrikan untuk mendukung operasional migas.

Pertamina Hulu Rokan

Kehadiran Mobile Substation Unit berkapasitas 20 MVA (MegaVolt Ampere) ini bukan sekadar penambahan aset, melainkan investasi krusial untuk meminimalisasi Loss Production Opportunity (LPO). Gardu induk bergerak ini dirancang sebagai ‘power bank’ sementara yang vital, bertugas memastikan pasokan listrik tetap stabil saat Gardu Induk (Substation) utama harus menjalani upgrade atau pemeliharaan (maintenance) terencana.

 “MSU-003 adalah salah satu kunci pengaman operasional kelistrikan PHR. Dengan kehadiran unit ini, kemampuan perawatan gardu listrik kami akan meningkat. Ini adalah langkah nyata PHR dalam memastikan keandalan sistem kelistrikan, sehingga kami bisa fokus penuh pada pencapaian target produksi migas nasional,” ujar General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko.

Proyek ini merupakan buah kolaborasi strategis yang solid antara PHR dengan mitra pelaksana, PT Ericindo Mekanika. Proses panjang ini telah dimulai sejak perolehan Final Investment Decision (FID) pada Februari 2022, melalui skema pengadaan barang dan jasa (Procurement Request to Procurement Order).

Setelah melalui tahapan yang sangat ketat, mulai dari detail perancangan gambar, pengadaan peralatan termasuk power transformer dan switchgear, fabrikasi, factory acceptance test, delivery hingga site acceptance test di lapangan. Kini, unit high-tech ini siap dioperasikan.

“Kita bersyukur proyek MSU 003 ini selesai, sebagai upaya kelistrikan di Rokan tetap andal sebagai penunjang energi yang sedang kita usahakan bersama. Saat ini, PHR Zona Rokan masih menjadi salah satu produksi yang terbesar di Indonesia, bagi Pertamina, PHR adalah backbonenya. Dengan keahlian, keilmuan serta tekad kita untuk bangsa dan negara, mari kita terus berikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa,” ujarnya.

MSU-003 memberikan fleksibilitas operasional yang tinggi. Pada tahap awal, perangkat ini akan ditempatkan untuk mendukung operasi penting di Gardu Hubung Bangko. Sebagai unit bergerak, MSU-003 dapat dengan mudah dipindahkan ke titik jaringan transmisi atau distribusi lain yang membutuhkan catu daya sementara, sesuai kebutuhan mendesak sistem kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan.

Keberhasilan Proyek MSU-003 ini menunjukkan komitmen teguh PT Pertamina Hulu Rokan sebagai operator utama Wilayah Kerja Rokan untuk terus berinovasi dan berinvestasi dalam infrastruktur demi menjaga ketahanan energi nasional dan memaksimalkan lifting migas nasional.

“Kami ucapkan terima kasih sekali lagi kepada tim yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi, serta kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungannya sehingga proyek ini dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Semoga MSU-003 dapat menjalankan fungsinya dengan baik, menjadi pilar keandalan listrik kita, dan terus mendorong Zona Rokan untuk mencetak prestasi gemilang demi energi nasional,” tutur Andre.*

TENTANG PHR ZONA ROKAN

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.

Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *