Scroll untuk baca artikel
Dumai

Dumai Menuju 9 Kecamatan, Pemekaran Bukit Kapur dan Sungai Sembilan Ditargetkan Rampung 2026

×

Dumai Menuju 9 Kecamatan, Pemekaran Bukit Kapur dan Sungai Sembilan Ditargetkan Rampung 2026

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) – Kota Dumai bersiap menambah jumlah kecamatan menjadi sembilan. Pemerintah Kota Dumai saat ini tengah mengajukan pemekaran dua kecamatan, yakni Kecamatan Bukit Kapur dan Kecamatan Sungai Sembilan.

Wali Kota Dumai, Paisal, mengatakan pengajuan pemekaran tersebut sudah disampaikan ke DPRD dan ditargetkan terealisasi pada 2026.

“Kita sedang mengajukan pemekaran kecamatan ke DPRD. Target kita dua kecamatan. Satu dari pemekaran Kecamatan Bukit Kapur dan satu lagi dari pemekaran Kecamatan Sungai Sembilan,” ujar Paisal, Selasa (24/02/2026).

Dari dua rencana tersebut, pemekaran Kecamatan Bukit Kapur menjadi yang paling siap direalisasikan. Proses pembahasan disebut hampir rampung, termasuk kesiapan lahan untuk kantor kecamatan yang baru.

“Pembahasan sudah hampir rampung. Bahkan lahan untuk kantor camat yang baru pun sudah siap,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pemekaran Kecamatan Sungai Sembilan, Pemko Dumai masih menuntaskan tahapan awal berupa pemekaran kelurahan dengan mempertimbangkan jumlah penduduk sebagai salah satu aspek utama.

“Kita lagi tuntaskan pemekaran kelurahan dengan memperhatikan aspek jumlah penduduk. Setelah itu kita mekarkan Sungai Sembilan menjadi dua kecamatan,” tambahnya.

Sebelumnya, rencana pemekaran Kecamatan Bukit Kapur telah melalui sejumlah rapat koordinasi yang melibatkan unsur Upika, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta elemen kepemudaan. Forum tersebut menjadi ruang penyerapan aspirasi sekaligus pembahasan berbagai tahapan administratif dan substansi pemekaran wilayah.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat turut mengusulkan nama kecamatan baru yang dinilai sarat makna filosofis dan mencerminkan sejarah kawasan.

Dua nama yang mengemuka yakni Kecamatan Bagan Besar Tuah Negeri dengan ibu kota di Bukit Nenas. Nama ini mengandung harapan agar wilayah tersebut menjadi negeri yang bertuah, membawa keberkahan dan pertumbuhan baru.

Usulan lainnya adalah Kecamatan Bukit Kapur Madani, yang mencerminkan cita-cita membangun wilayah berperadaban, harmonis, religius, serta menjunjung tinggi adat dan budaya Melayu.

Kedua nama tersebut dinilai selaras dengan karakter masyarakat Melayu Dumai, sekaligus sejalan dengan arahan Wali Kota agar pemekaran wilayah tetap mengedepankan nuansa Melayu yang beradat dan bermarwah. (kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *