Scroll untuk baca artikel
DumaiKesehatanRiau

Hampir Seluruh Warga Terjamin Layanan Kesehatan, Dumai Raih Penghargaan UHC

×

Hampir Seluruh Warga Terjamin Layanan Kesehatan, Dumai Raih Penghargaan UHC

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Dumai H Paisal didampingi Kadis Kesehatan H. Saipul usai menerima Piagam UHC pada peringatan Hari Kesehatan 2025 di Pekanbaru, Senin (17/11/2025). F : Diskominfo Dumai

PEKANBARU (MDC) – Sampai akhir November 2025, jaminan kesehatan kepada warga Kota Dumai sudah menyentuh 98,55 persen. Atas capaian itu, Pemerintah Kota Dumai menerima penghargaan berupa Piagam Penghargaan Universal Health Coverage (UHC).

Plt. Gubernur Riau, H. SF Hariyanto, menyerahkan Piagam Penghargaan UHC tersebut kepada Wali Kota Dumai, H. Paisal, pada Apel Gabungan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (17/11/2025).

Penghargaan bernomor 5147/400.7/DINKES/2025 itu diberikan atas capaian UHC per 1 November 2025, di mana Dumai mencapai Persentase Kepesertaan sebesar 98,55% dan Persentase Keaktifan 85,44%.

Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh penduduk Dumai telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dengan tingkat keaktifan yang melebihi batas minimal kriteria UHC Prioritas.

Acara yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan Provinsi Riau itu turut dihadiri berbagai OPD provinsi, instansi vertikal, serta kepala daerah yang mendapat predikat UHC Prioritas.

Wali Kota Dumai, H. Paisal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur perangkat daerah, camat, lurah, kepala puskesmas, kader kesehatan, BPJS Kesehatan, dan masyarakat Dumai yang mendukung program UHC,” ujar Paisal.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama di Kota Dumai.

“UHC bukan sekadar angka, tetapi jaminan bahwa setiap warga, dari lapisan manapun, berhak mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan biaya. Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Dumai Kota Idaman,” tegasnya.

Pemko Dumai juga terus mendorong perluasan kepesertaan melalui pendataan ulang, verifikasi data terpadu, bantuan iuran melalui APBD, serta integrasi Program JKN-KIS dengan berbagai program perlindungan sosial seperti PKH, BST, dan bantuan daerah lainnya.

Turut mendampingi Wali Kota dalam kesempatan ini Sekda Kota Dumai Fahmi Rizal, Kepala Dinkes Kota Dumai dr. Syaiful, dan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Dumai, dr. Mery Afrita.

Perbandingan Capaian Daerah di Riau, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah dengan capaian tertinggi, yaitu kepesertaan 103,44% dan keaktifan 98,44%. Disusul Kota Pekanbaru dengan kepesertaan 100,76% dan keaktifan 83,15%, serta Kabupaten Kampar dengan kepesertaan 100,44% dan keaktifan 84,56%.

Kabupaten Pelalawan mencatat kepesertaan 99,53% dan keaktifan 85,84%, disusul Kabupaten Siak (98,87% / 82,25%), Kuantan Singingi (98,80% / 82,92%), Bengkalis (98,65% / 84,10%), Kota Dumai (98,55% / 85,44%), dan terakhir Kabupaten Rokan Hilir (98,21% / 80,37%).

Pada kesempatan yang sama, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto juga menerima penghargaan UHC tingkat provinsi dengan cakupan kepesertaan 99,68% dan keaktifan 83,17% per 1 November 2025.

“Alhamdulillah, tadi kita berikan penghargaan kepada kabupaten/kota. Terima kasih kepada semua pihak yang menjaga kesehatan masyarakat Riau,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus memastikan pelayanan kesehatan meningkat melalui penguatan anggaran dan pemenuhan kewajiban mandatory.

Hariyanto juga menyebut bahwa masih ada kabupaten/kota yang belum menerima piagam UHC karena kendala keuangan daerah, namun pemerintah provinsi akan terus mendorong kerja sama agar target UHC dapat dicapai merata di seluruh Riau.

“Butuh kerja sama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Semoga harapan ke depan bisa diselesaikan bersama,” tutupnya. (dit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *