Scroll untuk baca artikel
RiauScience

Jusuf Kalla Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Kampar

×

Jusuf Kalla Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Kampar

Sebarkan artikel ini

Peresmian dilakukan bertepatan dengan wisuda Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dan mendapat apresiasi Pemprov Riau sebagai upaya pelestarian lingkungan dan penguatan riset.

Jusuf Kalla meresmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Kampar
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, meresmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di sela kegiatan wisuda mahasiswa di SKA CoEx Pekanbaru, Rabu (14/1/2026). Foto : Istimewa

PEKANBARU (MDC) –  Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, meresmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang berlokasi di Bangkinang Kabupaten Kampar.

“Bismillahirrahmanirrahim. Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai saya resmikan,” ujar Jusuf Kalla bersamaan dengan kegiatan wisuda 536 mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di SKA CoEx Pekanbaru, Rabu (14/1/26).

Ia berpesan, dengan diresmikannya Kebun Raya ini, masyarakat dapat mencintai dan menjaga alam dengan baik dan sewajarnya.

“Jika kita tidak menjaga alam dengan baik, maka terjadilah masalah. Kita bisa mengambil keuntungan alam tanpa merusak alam,” pesannya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi mengapresiasi diresmikannya Kebun Raya Universitas Tuanku Tambusai. Menurutnya, langkah yang diambil pihak universitas sangat sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yaitu lingkungan yang mempertahankan ekologis berupa program Riau Hijau.

“Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang sejalan dengan visi misi Provinsi Riau sebagai upaya untuk keberlanjutan dan keberlangsungan bumi,” jelasnya.

Disampaikan Sekdaprov, bahwa Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI telah menunjuk Riau dan Kalimantan Tengah sebagai kawasan dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) atau High Conservation Value (HCV). Yang mana daerah ini diakui sebagai provinsi untuk kawasan bernilai penting bagi konservasi keanekaragaman hayati.

Sementara itu, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Amir Luthfi menegaskan bahwa Kebun Raya ini dirancang menjadi ruang pembelajaran dan riset biodiversitas, yang tidak hanya menyasar kalangan akademisi, tetapi juga masyarakat. Gagasan ini semakin penting mengingat meningkatnya kerentanan lingkungan di Sumatera, termasuk banjir dan tanah longsor yang beberapa kali melanda wilayah Riau dan provinsi tetangga.

“Kebun Raya Universitas Pahlawan dirancang tidak hanya sebagai ruang konservasi, tetapi juga sebagai pusat edukasi, penelitian, dan pengembangan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika maupun masyarakat umum,” imbuhnya.

Dengan diresmikannya Kebun Raya tersebut, Universitas Pahlawan menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan berbasis riset dan inovasi.

“Kebun Raya Universitas Pahlawan diharapkan menjadi laboratorium alam yang mendukung kegiatan riset, pembelajaran, serta pengabdian kepada masyarakat,” tutup Amir Luthfi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *