Scroll untuk baca artikel
DumaiEconomy

Ketika Inovasi dan Prestasi Menembus Batas Negeri, Energi Sejati Tidak Lahir dari Perut Bumi

×

Ketika Inovasi dan Prestasi Menembus Batas Negeri, Energi Sejati Tidak Lahir dari Perut Bumi

Sebarkan artikel ini
Para Perwira Kilang Pertamina Dumai dan Sungai Pakning berhasil meraih sejumlah medali atas inovasi yang mereka buat di ajang The 11th International Exhibition of Inventions (IEI) yang digelar di China Import and Export Fair Complex. F : Dok Pertamina

Kemandirian energi akan terwujud dengan hadirnya sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, dan visioner. Dan PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) II Dumai telah membuktikan hal itu dengan deretan karya nyata yang kini diakui hingga ke panggung dunia.

GUANGZHOU, akhir Agustus 2025. Tujuh perwira Kilang Pertamina Dumai berdiri tegak di atas panggung The 11th International Exhibition of Inventions (IEI) yang digelar di China Import and Export Fair Complex.

Wajah mereka memancarkan kebanggaan yang tak terbendung. Buah dari kerja keras, ide yang diasah, dan semangat untuk membawa nama Indonesia ke level tertinggi.

Mereka adalah Pri Hartono, William Hartanto, Raziman, Edy Susanto, Dio Cesar Alfananda, Suranto, dan Stefanus Budisantosa dari gugus PC-Prove Allien, pencipta inovasi ALLIOTS (All In One Testing System). Sistem pengujian terintegrasi yang meningkatkan keandalan peralatan di unit operasi Kilang Pertamina Sungai Pakning.

Hasilnya, mereka membawa pulang Medali Emas dan dua Special Award dari China Invention Award for Instrumentation serta Croatia Union of Innovators.

Tak hanya itu, gugus PC-Prove Special Stopper turut menorehkan sejarah dengan inovasi Precision Ring Stopper, alat yang mampu meningkatkan Plant Availability Factor (PAF) sekaligus menurunkan Mean Time To Repair (MTTR) pada sistem steam turbine generator 905-GT-3 di Kilang Dumai.

Inovasi ini berbuah Silver Medal dan Special Award dari Association of Polish Inventors and Rationalizers, Poland.

Sementara itu, gugus PC-Prove G-Spring 2.0 mempersembahkan solusi cerdas untuk preventive maintenance di area Utilities Kilang Dumai.

Melalui inovasi G-Spring 2.0 Tester, tim yang digawangi Ulil Aidi, Erwan Fahmi Baharudin, Masagus Rifqie Saputra, Nuriyanto, Muhammad Ilham, Doni Gusyaeka, Robby Nikson, dan Faiz Hadi, berhasil meraih Bronze Medal serta Special Award dari National Research Council of Thailand.

Prestasi internasional ini melanjutkan catatan gemilang Kilang Pertamina Dumai di ajang Invention, Innovation & Technology Exhibition (ITEX) 2025 di Malaysia.

Dalam ajang bergengsi tersebut, tim inovator Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning meraih Gold Medal ITEX’25, The Best International Invention & Innovation Award dari National Research Council of Thailand, serta Honorable Mention ITEX’25 dari Tuwaiq Academy of Saudi Arabia.

Di ajang lain, gugus RT-Prove Nusantara juga menorehkan prestasi membanggakan dengan Silver Medal dan Special Award dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) di Taiwan.

Tidak hanya di kancah global, inovasi para perwira Kilang Pertamina Dumai juga berkilau di tingkat nasional.

Pada Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2024, tiga gugus inovator dari RU II Dumai dan Kilang Sungai Pakning menyabet enam penghargaan kategori Platinum — menegaskan bahwa budaya inovasi telah berakar kuat sebagai DNA perusahaan.

Kini, semangat itu terus berlanjut. Kilang Pertamina Dumai tengah mempersiapkan langkah menuju Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 di Korea Selatan, dengan gugus PC-Prove Madcom sebagai perwakilan Indonesia.

“Energi sejati bukan hanya berasal dari bumi, tetapi juga dari manusia yang mengolahnya dengan ilmu dan semangat,” kata General Manager PT KPI RU II Dumai, Iwan Kurniawan.

Menurut Iwan, setiap perwira kilang adalah penyalur energi perubahan. Bukan sekadar operator mesin. Mereka adalah pencipta gagasan yang menjaga keberlanjutan industri.

“Prestasi ini bukan hanya membanggakan perusahaan, tetapi juga bangsa. Inovasi para perwira Kilang Dumai dan Sungai Pakning menjadi bukti nyata daya saing SDM Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Menyalakan Budaya Inovasi dari Dalam

Sebagai salah satu unit operasi strategis di lingkungan Subholding Refining & Petrochemical PT Pertamina (Persero), Kilang Pertamina Dumai mewujudkan budaya inovasi itu melalui Knowledge Management Pertamina (KOMET) — program yang dikelola oleh bagian Quality Management–Human Capital RU II Dumai.

Melalui program Continuous Improvement Program (CIP), Kilang Pertamina Dumai memberi ruang bagi para perwira untuk berdiskusi, bertukar ide, dan menyelesaikan tantangan lintas fungsi secara kolaboratif. F : Dok Pertamina

Program KOMET menjadi wadah pengelolaan pengetahuan secara sistematis agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh perwira untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.

Melalui implementasi berkelanjutan, program ini telah melahirkan berbagai inovasi teknis dan non-teknis yang berkontribusi langsung terhadap efisiensi operasional, keselamatan kerja, dan peningkatan daya saing kilang.

“Tujuan utama KOMET adalah mendokumentasikan, menyebarluaskan, dan mereplikasi praktik terbaik yang dimiliki oleh para perwira,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU II Dumai, Agustiawan.

Kilang Pertamina Dumai menghidupkan semangat KOMET melalui beragam program menarik seperti Quality Day, Tacit Knowledge, Mana Berita, IG Millennial Spark, Rabu–Kamis–Jumat Mutu, Quality Quiz, hingga Bulan KOMET.

Melalui kegiatan tersebut, perusahaan memberi ruang bagi para perwira untuk berdiskusi, bertukar ide, dan menyelesaikan tantangan lintas fungsi secara kolaboratif.

Hasilnya nyata. Inovasi yang lahir dari para perwira Kilang Dumai telah diadopsi oleh unit operasi lain dalam lingkungan Pertamina Group. Bukti nyata terjadinya transfer pengetahuan dan replikasi praktik terbaik secara berkelanjutan.

Selain KOMET, Continuous Improvement Program (CIP) juga menjadi motor penggerak inovasi di Kilang Dumai, dijalankan dengan prinsip Plan–Do–Check–Action (PDCA) sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

Fondasi Energi Mandiri

Kekuatan inovasi tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang sehat. Dan PT KPI RU II Dumai memahami bahwa produktivitas dan kreativitas berakar pada kondisi fisik dan mental yang prima.

Karena itu, setiap tahun Kilang Pertamina Dumai melaksanakan program corporate wellness bertajuk SEBUSE JUMBO (Sehat, Bugar, Senang, dan Jaga Umur, Mental, Badan, Optimal) — program yang menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan pekerja.

Program yang digagas oleh Health–HSSE Kilang Pertamina Dumai ini berlangsung selama tiga bulan (16 Juni – 7 September 2025) dan diikuti 365 peserta.

Hasilnya mencengangkan. Total penurunan berat badan mencapai 477,6 kilogram, setara dengan satu truk pick-up penuh.

Salah satu peserta bahkan berhasil menurunkan berat badan hingga 17,3 kilogram dengan penurunan massa lemak 9,7 kilogram.

“Program ini bukan sekadar kampanye gaya hidup sehat, tetapi langkah preventif strategis dalam menurunkan risiko penyakit kronis di lingkungan kerja,” kata Section Head Health PT KPI RU II Dumai, dr. Hengki Ferdianto, .

Melalui pendekatan edukatif dan berbasis data, SEBUSE JUMBO menghadirkan berbagai tantangan seperti Challenge Olahraga, Challenge Makanan Sehat, serta Program Kebugaran dengan pendampingan Personal Trainer.
Sebanyak 148 peserta berhasil menjaga konsistensi berolahraga dan menerapkan pola makan sehat lebih dari dua kali dalam seminggu.

Manajer HSSE PT KPI RU II Dumai, Syahrial Okzani, mengapresiasi semangat para peserta.
“Program ini berhasil menurunkan berat badan rata-rata 1,8 persen pada peserta obesitas tingkat 1, serta 0,7 persen pada tingkat 2 dan 3. Capaian ini menunjukkan komitmen luar biasa dari para perwira dan pendamping tim Health,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU II Dumai, Agustiawan, menambahkan kesehatan pekerja adalah fondasi penting dalam menjaga keandalan operasi kilang yang berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

“SEBUSE bukan sekadar lomba, tetapi perjalanan menuju hidup yang lebih sehat dan produktif.” katanya.

Deretan prestasi inovasi dan program penguatan SDM ini menjadi bukti nyata bahwa kemandirian energi bukan lagi sekadar cerita, melainkan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat juang para anak bangsa di Kilang Pertamina Dumai.

Dari ruang kontrol hingga panggung dunia, dari ide di papan tulis hingga penghargaan internasional..Semua bermuara pada satu keyakinan.
Energi terbesar Indonesia bukan hanya yang tersimpan di perut bumi, tetapi yang menyala di dalam diri manusianya. (*)

Penulis : Agus Triadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *