Scroll untuk baca artikel
DumaiEconomy

Kilang Pertamina Dumai Terima Kunjungan BPH Migas dan HIPMI, Perkuat Sinergi Ketahanan Energi Nasional

×

Kilang Pertamina Dumai Terima Kunjungan BPH Migas dan HIPMI, Perkuat Sinergi Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menerima kunjungan kerja dari Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) serta HIPMI Riau, Rabu (04/03/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan BPH Migas dalam mengatur dan mengawasi penyediaan serta pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk BBM bersubsidi dan pengangkutan gas bumi melalui pipa di seluruh Indonesia, khususnya dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Rombongan yang dipimpin oleh Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho dan Ketua BPP HIPMI Bidang Sinergitas Danantara BUMN dan BUMD Anthony Leong, bersama jajaran HIPMI Riau, diterima langsung oleh General Manager Kilang Pertamina Dumai Iwan Kurniawan beserta jajaran manajemen di Ruang Rapat Green Coke, Main Office Kilang Dumai.

Agenda kunjungan diawali dengan pemaparan overview operasional kilang, dilanjutkan dengan site visit untuk melihat langsung fasilitas serta keandalan operasional kilang.

General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa Refinery Unit Dumai merupakan salah satu dari tiga kilang terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam menjaga pasokan energi nasional. Ia menegaskan bahwa operasional kilang saat ini berjalan optimal dengan mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) di seluruh lini aktivitas.

“Kilang saat ini beroperasi secara optimal dengan kapasitas produksi mencapai 170 ribu barel per hari. Kilang Dumai berkomitmen penuh menjaga keandalan operasional guna memastikan ketersediaan stok BBM bagi masyarakat tetap terjaga,” ujar Iwan Kurniawan.

Dalam sesi diskusi, Fathul Nugroho menekankan pentingnya menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global, termasuk eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dapat berdampak pada pasokan energi dunia.

Usai melakukan peninjauan langsung ke fasilitas kilang, Fathul menyampaikan bahwa operasional Kilang Pertamina Dumai berada dalam kondisi optimal dan mampu memproduksi berbagai jenis BBM untuk kebutuhan domestik.

“Kami telah melihat langsung kondisi kilang yang beroperasi dengan baik dan mampu memproduksi berbagai jenis BBM. Di tengah dinamika global, kami berharap keandalan Kilang Dumai terus dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan energi domestik, khususnya untuk wilayah Sumatera bagian utara,” ujarnya.

Kilang Pertamina Dumai sendiri saat ini telah mampu mengolah berbagai jenis minyak mentah (crude oil) baik dari dalam negeri maupun sumber lainnya, di antaranya Duri Crude, Minas Crude, hingga Banyu Urip.

Fathul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira Pertamina atas dedikasi dan kinerja yang telah menjaga operasional kilang tetap andal dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Kami mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perwira Pertamina, khususnya di Kilang Dumai, atas dedikasi dan kinerja optimal dalam memastikan produksi BBM untuk masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Anthony Leong menyampaikan bahwa kehadiran HIPMI dalam kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendorong sinergi antara dunia usaha dan BUMN dalam memperkuat ekosistem industri energi nasional.

Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan dunia usaha.

“Sinergi yang kuat menjadi kunci untuk memastikan operasional kilang dapat terus berjalan aman dan andal dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan BPH Migas dan HIPMI juga diajak meninjau Main Control Room (MCR), yang merupakan pusat pengendalian dan pemantauan seluruh aktivitas operasional Kilang Pertamina Dumai. Peninjauan ini memberikan gambaran langsung mengenai sistem pengendalian modern yang digunakan dalam menjaga stabilitas dan keselamatan operasional kilang. (kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *