PEKANBARU (MDC) – Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara memastikan ketersediaan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Wilayah Sumbagut meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, kebutuhan LPG diproyeksikan meningkat sebesar 3,8 persen dibandingkan rerata konsumsi normal harian.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa pada kondisi normal rata-rata penyaluran LPG di wilayah tersebut mencapai 3.733 metrik ton (MT) per hari. Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026, angka itu diperkirakan meningkat menjadi 3.874 MT per hari.
“Kami memproyeksikan adanya peningkatan kebutuhan LPG sebesar 3,8 persen dibandingkan rata-rata normal. Namun masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok dan sistem distribusi telah kami siapkan dengan optimal agar pasokan tetap terjaga,” ujarnya.
Peningkatan konsumsi LPG dipicu oleh meningkatnya aktivitas rumah tangga, usaha mikro, serta kegiatan kuliner selama Ramadan. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan tambahan pasokan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, agen, dan pangkalan LPG guna memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
Selain memastikan stok dalam kondisi aman, Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram sesuai peruntukannya dan melakukan pembelian di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Bagi pengguna LPG non-subsidi Bright Gas, tersedia pula promo menarik untuk pengisian ulang tabung Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg di outlet resmi. Pelanggan yang melakukan pembayaran menggunakan MyPertamina LinkAja berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp25.000 serta poin MyPertamina.
Sebagai bentuk pengawasan bersama, masyarakat juga diajak untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi melalui Pertamina Call Center 135.
Dengan langkah antisipatif ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi masyarakat, khususnya selama momen penting Ramadan dan Idul Fitri, agar aktivitas ibadah dan usaha tetap berjalan lancar tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan gas. (kam)































