Scroll untuk baca artikel
Nasional

Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Zero Fatality pada Peringatan Bulan K3 Nasional

×

Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Zero Fatality pada Peringatan Bulan K3 Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (MDC) – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan komitmennya dalam membangun dan memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan pada peringatan Bulan K3 Nasional yang digelar di Jakarta, Jumat (27/02/2026).

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan, penguatan budaya K3 bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan bagian integral dari strategi bisnis dan kinerja perusahaan, terutama di industri pengeboran migas yang memiliki risiko tinggi.

“Bulan K3 Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus membangun dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan. K3 harus terintegrasi dengan strategi bisnis dan menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Avep dalam paparannya saat menjadi narasumber penutupan Bulan K3 di IDSurvey.

Acara juga dibuka oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Arfiansyah Noor yang turut mengapresiasi komitmen dunia usaha dalam memperkuat budaya keselamatan kerja.

Menurut dia, peran pimpinan memiliki posisi strategis dalam membentuk budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan. Kepemimpinan yang memberikan keteladanan (safety leadership) dinilai menjadi kunci dalam mendorong perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja.

Avep menjelaskan, perusahaan terus memberikan pemahaman mengenai peran strategis pimpinan dalam membangun budaya K3, sekaligus membagikan praktik terbaik (best practice) penerapan budaya K3 di lingkungan kerja.

“Kepemimpinan yang konsisten dan memberi contoh akan memperkuat implementasi K3 di seluruh lini organisasi. Budaya keselamatan tidak bisa hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam tindakan sehari-hari,” kata dia.

Selain itu, Pertamina Drilling juga mendorong peningkatan kesadaran, kepatuhan, serta partisipasi aktif seluruh pekerja dalam penerapan standar K3. Upaya tersebut dilakukan guna memperkuat komitmen perusahaan terhadap target Zero Fatality dan Zero Lost Time Injury (LTI).

Avep mengakui, menjaga konsistensi budaya K3 di tengah dinamika operasional dan tantangan industri migas bukan hal yang mudah. Namun, menurut dia, keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko secara disiplin dan sistematis.

“Relevansi budaya K3 sangat erat dengan keberlanjutan bisnis. Tanpa budaya keselamatan yang kuat, mustahil perusahaan dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, integrasi K3 dengan strategi bisnis dan kinerja perusahaan menjadi salah satu langkah untuk memastikan aspek keselamatan tidak terpisah dari target operasional maupun finansial.

Melalui momentum Bulan K3 Nasional, Pertamina Drilling berharap seluruh insan perusahaan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan energi nasional. (kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *