DUMAI (MDC) – Menyambut bulan suci Ramadan, PT Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit Dumai menunjukkan kepedulian sosial lewat sinergi kolektif pekerja fungsi produksi, yakni bagian Heavy Oil Complex (HOC) dan Utilities. Dengan mengusung konsep hidup sehat, para pekerja menggelar kegiatan bertajuk Gowes Charity dengan bersepeda menuju panti asuhan di Kota Dumai.
Pekerja Kilang Dumai dari Bagian HOC pada Minggu (8/2) bersepeda dari Komperta Bukit Datuk menuju Panti Asuhan Panti Asuhan Aisyiyah Putri Azzahra. Kegiatan ini turut melibatkan keluarga pekerja. Bantuan yang disalurkan berupa dana tunai dan paket sembako untuk membantu kebutuhan anak-anak panti menjelang Ramadan.
Section Head HOC Kilang Dumai, Precious Mornfavour, menegaskan bahwa Gowes Charity menjadi simbol keseimbangan antara produktivitas kerja, kesehatan, dan kepedulian sosial. Ia menjelaskan bantuan tersebut berasal dari infak rutin para pekerja HOC. “Kami berharap bantuan ini memberi manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi penerima,” ujarnya.
Pimpinan panti, Umi Asnidar, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian keluarga besar HOC Kilang Dumai terhadap anak-anak asuh.
Sebelumnya, pada Jumat (6/2), Bagian HOC juga melaksanakan kegiatan HOC NGASO (Ngaji Agama dan Aksi Sosial) sebagai penguatan nilai spiritual dan kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, santunan disalurkan kepada 10 anak yatim piatu dari wilayah Ring 1 Kota Dumai.
Aksi sosial serupa dilakukan pekerja Utilities melalui kunjungan ke Panti Asuhan Panti Asuhan An Nuur di Kecamatan Dumai Barat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menegaskan komitmen pekerja untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan tetap mengedepankan aspek keselamatan meski dilaksanakan di luar area operasional kilang. Peserta diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga ketertiban, serta mematuhi peraturan lalu lintas. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam penerapan HSSE dan budaya safety first di setiap aktivitas.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Refinery Unit Dumai, Agustiawan, menambahkan bahwa perusahaan terus mengoptimalkan operasional kilang yang andal dan berkelanjutan sekaligus menghadirkan program TJSL yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat. Hal ini selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta praktik tata kelola perusahaan yang baik.
“Melalui berbagai inisiatif, kami berkomitmen memastikan setiap program memiliki nilai keberlanjutan dan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik dalam penyediaan energi maupun manfaat sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasi,” tutupnya. (kam)































