DUMAI (MDC) – Pemerintah Kota Dumai menegaskan komitmennya dalam memastikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui program Universal Coverage Jamsostek. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Universal Coverage Jamsostek di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan ini menjadi forum strategis antara Pemerintah Kota Dumai dan BPJS Ketenagakerjaan dalam merumuskan langkah konkret untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial, khususnya bagi pekerja di sektor rentan dan informal yang belum memiliki penghasilan tetap.
Dalam sambutannya, Sekda Fahmi Rizal menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan para pekerja rentan mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami ingin memastikan pekerja rentan yang belum terlindungi dapat segera tercover melalui langkah-langkah strategis. Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Fahmi Rizal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas sinergi yang telah terjalin selama ini dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja di Kota Dumai.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai Fadly Maulana menyampaikan bahwa capaian Universal Coverage Jamsostek di Dumai menunjukkan tren positif dan bahkan telah meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Riau.
Saat ini, tercatat sekitar 11.300 pekerja di Kota Dumai telah mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Untuk mempercepat target perlindungan yang lebih luas, BPJS Ketenagakerjaan mendorong dua strategi utama. Pertama, mendorong perusahaan-perusahaan di Dumai untuk mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna membantu membiayai iuran perlindungan bagi pekerja rentan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong setiap kecamatan dan kelurahan untuk mengaktifkan Sistem Keagenan Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia).
“Agen Perisai akan menjadi perpanjangan tangan kami dalam mengedukasi masyarakat serta memfasilitasi pendaftaran peserta baru, terutama dari sektor informal. Dengan kolaborasi ini, kami optimistis perlindungan pekerja rentan di Dumai dapat semakin luas dan merata,” jelas Fadly.
Kegiatan FGD tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda, Kepala Dinas Tenaga Kerja, jajaran kepala OPD, para camat di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (kam)































