JAKARTA (MDC) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan delapan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Riau pada Senin (03/11/2025). Keseluruhan pihak yang diamankan telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (04/11/2025) pagi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pengamanan tersebut. “Benar, pagi ini delapan orang yang diamankan sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Budi Selasa (04/11/2025).
Namun, Budi belum membeberkan identitas para pihak yang diamankan maupun perkara yang sedang ditangani. “Nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah tim selesai melakukan pemeriksaan awal,” ucapnya.
Salah satu yang turut dibawa ke Jakarta adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid. Ia tiba di Gedung KPK dan langsung dikawal menuju lantai 2 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat tiba, Abdul Wahid terlihat mengenakan kaos putih dan masker, serta tidak memberikan komentar kepada awak media.
OTT tersebut dilakukan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau. Dalam operasi itu, KPK mengamankan total 10 orang yang terdiri dari penyelenggara negara dan pihak swasta.
Sebelum diterbangkan ke Jakarta, Abdul Wahid menjalani pemeriksaan selama sekitar 15 jam di Gedung Tahti Mapolda Riau. Ia kemudian diberangkatkan menggunakan pesawat komersial dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 06.45 WIB bersama beberapa pihak lain yang turut diamankan.
KPK dijadwalkan mengumumkan status hukum Abdul Wahid dan pihak lainnya setelah proses pemeriksaan 1 x 24 jam di Jakarta. (dit)































