Scroll untuk baca artikel
Dumai

Usung Tema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan”, Kilang Pertamina Dumai Safari Ramadhan di 5 Masjid

×

Usung Tema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan”, Kilang Pertamina Dumai Safari Ramadhan di 5 Masjid

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) terus berkomitmen menjaga keandalan operasional kilang demi menjamin pasokan energi nasional. Di sela tugas tersebut,

Kilang Pertamina Dumai juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat melalui program Safari Ramadhan 2026 sebagai bentuk harmonisasi antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

Program tahunan ini akan menyasar lima masjid dan musala yang berada di wilayah Kelurahan Tanjung Palas dan Kelurahan Jaya Mukti, serta masjid lainnya di unit operasi Kilang Sungai Pakning dan Pangkalan Brandan.

Rangkaian perdana Safari Ramadhan dimulai di Masjid Al-Qiyam dan Masjid Nurul Hidayah pada Selasa (03/03/2026), yang dihadiri jajaran manajemen, pekerja, serta tokoh masyarakat setempat.

Mengusung tema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan,” Safari Ramadhan 2026 ini menjadi cerminan doa dan harapan agar seluruh operasional perusahaan senantiasa berjalan andal, aman, serta membawa keberkahan dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

General Manager PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai, Iwan Kurniawan, melalui Manager HSSE Syahrial Okzani menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Safari Ramadhan bukan sekadar seremoni, tetapi wujud rasa syukur dan upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat. Mohon doa agar operasional kilang dapat terus berjalan aman, lancar, dan dijauhkan dari segala potensi bahaya. Sebagai tetangga, semoga komunikasi kita terus terjalin baik karena kita bertetangga sekaligus bersaudara,” ujar Syahrial.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun dalam suasana berpuasa, seluruh personel Kilang Dumai sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) tetap bersiaga penuh memastikan operasional kilang berjalan 24 jam.

“Kami tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama. Standar keselamatan kerja dijaga secara ketat demi keamanan pekerja maupun perlindungan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Kilang Dumai juga menyalurkan bantuan dukungan sarana dan prasarana ibadah senilai masing-masing Rp10 juta untuk setiap masjid yang dikunjungi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, baik selama bulan suci Ramadhan maupun pada hari-hari lainnya.

Apresiasi terhadap kegiatan Safari Ramadhan ini turut disampaikan Camat Dumai Timur yang hadir di Masjid Al-Qiyam. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat berarti dalam membangun hubungan emosional yang kuat dan positif antara Pertamina dengan masyarakat.

Di lokasi berbeda, yakni di Masjid Nurul Hidayah, kegiatan Safari Ramadhan turut dihadiri Senior Manager Operation & Manufacturing (SMOM) Kilang Pertamina Dumai, Isnandhi Dwi Saputra.

Kehadiran jajaran manajemen untuk berbuka puasa bersama masyarakat menjadi simbol kedekatan dan komitmen perusahaan dalam menjalin silaturahmi serta menjaga harmoni dengan warga sekitar kilang.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan komitmen perusahaan untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dan responsif dengan masyarakat.

“Safari Ramadhan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog yang konstruktif. Kilang RU II Dumai terbuka terhadap berbagai masukan terkait isu sosial, lingkungan, maupun keamanan, serta berkomitmen hadir secara responsif dan transparan dalam memberikan penjelasan yang dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan berbuka puasa untuk keselamatan serta keberkahan operasional kilang.

Suasana hangat kebersamaan yang tercipta menjadi simbol bahwa keberlangsungan energi nasional berjalan seiring dengan kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *