DUMAI (MDC) — Pemerintah Kota (Pemko) Dumai memperkuat sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan banjir dan genangan. Pemerintah daerah menggandeng sejumlah perusahaan dan BUMN yang beroperasi di Kota Dumai untuk melakukan pembenahan drainase, embung, pintu air hingga kanal.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Pengendalian Banjir Kota Dumai yang dipimpin Wali Kota Dumai H. Paisal di Ruang Rapat Lantai III Kantor Wali Kota Dumai, Rabu (30/9/2026).
Rakor dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hj. Yusmanidar, Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul, sejumlah kepala perangkat daerah dan camat terkait. Turut hadir pimpinan dan perwakilan PT Pelindo Regional 1 Cabang Dumai, PT Pertamina Patra Niaga, Site Manager Patra Batu Bintang, PT Pertamina Patra Niaga RU II serta PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
H. Paisal menegaskan, persoalan banjir tidak dapat ditangani pemerintah daerah sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh pihak, terutama perusahaan yang memiliki kawasan operasional dan infrastruktur yang berkaitan dengan aliran air.
“Penanganan banjir di Kota Dumai tidak bisa dilakukan oleh Pemko sendiri, melainkan butuh sinergi erat dan langkah nyata dari seluruh jajaran perusahaan yang beroperasi di wilayah kita. Kita ingin infrastruktur air, baik drainase, embung, maupun pintu air, dapat berfungsi optimal dari hilir hingga ke muara,” ujar H. Paisal.
Pemko Dumai juga telah menyiapkan langkah melalui anggaran 2027. Sejumlah drainase strategis di Kecamatan Dumai Timur akan dibangun dan diperbaiki, antara lain di Jalan Putri Tujuh, Jalan Sultan Syarif Kasim dan Jalan Yos Sudarso.
Selain pembangunan dan perbaikan drainase, Pemko juga akan melakukan pembersihan sedimentasi atau normalisasi pada saluran-saluran eksisting guna memperlancar aliran air.
Dalam rakor tersebut, sejumlah komitmen lintas sektor turut disepakati.
PT Pelindo Regional 1 Cabang Dumai telah membangun tiga unit pintu air serta melakukan pemeliharaan terhadap pintu-pintu air di kawasan operasionalnya.
Pemko Dumai juga mengusulkan pembangunan pintu air hidrolik di dalam kawasan Pelindo. Usulan tersebut saat ini masih dalam proses menunggu persetujuan pimpinan pusat.
Pertamina Patra Niaga RU II
Di kawasan PT Pertamina Patra Niaga RU II, diperlukan normalisasi embung sekaligus pengaturan limpasan air buangan.
Percepatan normalisasi dan perluasan embung eksisting di kawasan Tunas Muda dan Bunga Tanjung juga menjadi bagian dari pembahasan. Untuk rencana perluasan maupun pembangunan embung baru di kawasan operasional, pihak perusahaan akan berkoordinasi dengan pimpinan pusat di Jakarta.
Pertamina Patra Niaga Site Manager Patra Batu Bintang
Untuk melanjutkan pembangunan saluran drainase dari Jalan Husni Thamrin/Dock Yard menuju laut yang melintasi kawasan operasional perusahaan, Pemko Dumai dan PT Pertamina Patra Niaga Site Manager Patra Batu Bintang akan membahas lebih lanjut aspek teknis dan desain pembangunan.
Sementara itu, PT Pertamina Hulu Rokan diinstruksikan melakukan pembersihan dan normalisasi kanal-kanal yang berada di kawasan operasional perusahaan di Kelurahan Bumi Ayu.
Wali Kota H. Paisal berharap pembagian peran dan komitmen yang telah disepakati dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.
Dengan penanganan yang dilakukan secara terpadu dari saluran, embung, pintu air hingga kanal, Pemko Dumai menargetkan dampak genangan dan banjir dapat diminimalkan serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat. (soe)
































