DUMAI (MDC) — Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, mewakili Kota Dumai dalam tahapan Pemaparan dan Wawancara Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.
Tahapan tersebut diikuti secara daring dari Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Rabu (7/10/2026). Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini turut mengikuti proses pemaparan dan wawancara tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi sekaligus apresiasi terhadap desa dan kelurahan berprestasi di seluruh Indonesia.
Penjaringan tersebut juga menjadi upaya pembinaan untuk mendorong penguatan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi wilayah menuju desa dan kelurahan yang maju, mandiri dan berdaya saing.
Dalam tahapan pemaparan, Lurah Basilam Baru Arianto Nasution diberikan waktu selama 15 menit untuk menyampaikan berbagai potensi, inovasi, program pemberdayaan masyarakat serta pengembangan ekonomi yang telah dilaksanakan di wilayahnya.
Arianto menjelaskan, sejumlah program tematik di Basilam Baru tidak hanya diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat membuka sumber pendapatan tambahan bagi warga. Pelaksanaan program tersebut turut diperkuat melalui kolaborasi dengan pihak perusahaan.
“Program tematik yang kami miliki memiliki nilai ekonomi dan dapat memberikan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat melalui pemberdayaan. Kami juga memiliki kerja sama dengan perusahaan dalam mendukung berbagai program yang telah kami jalankan,” jelas Arianto.
Sementara itu, Wali Kota Dumai H. Paisal mengatakan, Basilam Baru memiliki karakteristik wilayah yang didominasi kawasan perkebunan. Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi yang dapat terus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita melihat Basilam Baru memiliki potensi yang cukup besar, khususnya dari sektor perkebunan dan pemberdayaan masyarakat. Potensi tersebut harus terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Paisal.
Dalam sesi tersebut, Arianto juga memaparkan berbagai inovasi dan potensi unggulan Basilam Baru kepada Tim Penilai Kemendagri. Materi yang disampaikan mencakup program pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal serta kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan kelurahan.
Keikutsertaan Basilam Baru dalam penjaringan tingkat nasional ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi unggulan Kota Dumai sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola, inovasi dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. (*/soe)
































