Scroll untuk baca artikel
DumaiSports

KONI Dumai Memasuki Babak Baru, AKJ Resmi Pimpin Kepengurusan 2026–2030

×

KONI Dumai Memasuki Babak Baru, AKJ Resmi Pimpin Kepengurusan 2026–2030

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai memasuki babak baru setelah kepengurusan masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai, Senin (28/9/2026).

Abdul Kadir Jailani, S.H. atau AKJ resmi memimpin KONI Kota Dumai untuk periode 2026–2030. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua KONI Provinsi Riau Ir. Iskandar Hoesin, M.H.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan KONI Provinsi Riau Nomor 36 Tahun 2026 tertanggal 8 September 2026 yang ditandatangani Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin dan Sekretaris Edi Satria.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, S.E., Ketua DPRD Dumai Agus Miswandi, unsur Forkopimda, Ketua LAMR Dumai, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, serta perwakilan pengurus KONI dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Pelantikan sekaligus dirangkai dengan Rapat Kerja KONI Kota Dumai dan Bimtek Penggunaan Anggaran Hibah APBD Kota Dumai. Kegiatan tersebut juga diikuti perwakilan 42 cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah pembinaan KONI Kota Dumai.

Kehadiran para pengurus cabor menjadi bagian penting dalam menyatukan program pembinaan sekaligus menyusun langkah strategis untuk meningkatkan kualitas atlet dan prestasi olahraga Kota Dumai.

Ketua KONI Dumai Abdul Kadir Jailani mengatakan kepengurusan yang baru memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan pembinaan atlet sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh cabang olahraga.

“Kita ingin kepengurusan KONI Dumai periode 2026–2030 ini dapat bekerja bersama seluruh cabor untuk membangun pembinaan olahraga yang lebih terarah dan berkelanjutan,” kata Kadir.

Menurutnya, kemajuan olahraga daerah tidak dapat dicapai secara sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan kerja sama antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, pelatih, atlet, dunia usaha serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kemajuan olahraga daerah tidak dapat dicapai secara sendiri, melainkan membutuhkan kekompakan serta kerja sama seluruh pihak. Dukungan Pemko Dumai dan swasta juga penting,” ujarnya.

AKJ juga mengajak seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk menyatukan tekad dan bekerja keras menjalankan program KONI Dumai selama periode kepengurusan.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat pembinaan sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga Dumai di berbagai ajang.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Riau Iskandar Hoesin mengatakan pelantikan kepengurusan KONI kabupaten dan kota merupakan bagian dari proses organisasi untuk memastikan pembinaan olahraga berjalan sesuai aturan dan program yang telah ditetapkan.

“Pelantikan ini merupakan amanah organisasi. Setelah dilantik, pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi dan melakukan pembinaan terhadap atlet maupun cabang olahraga,” kata Iskandar.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah dan seluruh cabang olahraga dalam membangun prestasi olahraga di daerah.

“Prestasi tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara KONI, pemerintah daerah, cabor, pelatih dan atlet agar pembinaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Dumai terhadap kepengurusan KONI yang baru. Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Dumai semakin berkembang.

“Pelantikan ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Kota Dumai semakin maju. Kita berharap KONI dapat terus membangun kebersamaan, memperkuat pembinaan dan menciptakan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Dumai,” ujarnya.

Sugiyarto juga menekankan pentingnya organisasi yang sehat, solid dan profesional, didukung program kerja yang realistis, terukur dan dapat dilaksanakan.

“Organisasi yang sehat harus memiliki program yang realistis, terukur, kebersamaan, kekompakan dan solid. Dukungan dari pihak lain dan para pemangku kepentingan juga sangat diperlukan,” katanya.

Ia menilai prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Diperlukan pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, pelatih berkualitas serta dukungan berbagai pihak.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, pelatih yang berkualitas serta dukungan dari seluruh pihak. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan dukungan agar olahraga di Kota Dumai semakin berkembang,” ujarnya.

Sugiyarto sekaligus membuka Rapat Kerja KONI Kota Dumai masa bakti 2026–2030. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyusun program kerja dan agenda organisasi sekaligus menyatukan langkah antara KONI dan seluruh cabor.

“Rapat kerja ini kita harapkan dapat menghasilkan program yang realistis dan bisa dilaksanakan. Yang paling penting adalah bagaimana program tersebut dapat mendukung pembinaan atlet dan perkembangan olahraga di Kota Dumai,” katanya.

Adapun struktur inti KONI Kota Dumai masa bakti 2026–2030 dipimpin Ketua Umum Abdul Kadir Jailani, Sekretaris Muhammad Ali Akbar dan Bendahara Aban Lee.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru dan dimulainya rapat kerja, KONI Kota Dumai resmi memasuki periode baru pembinaan olahraga.

Kepengurusan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dengan 42 cabor serta menyusun program pembinaan yang terarah dan berkelanjutan hingga 2030. (soe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *