Scroll untuk baca artikel
DumaiKesehatanRagamRiau

Peduli Warga Terdampak Kabut Asap, PHR Bagikan 18.750 Masker KN 95

×

Peduli Warga Terdampak Kabut Asap, PHR Bagikan 18.750 Masker KN 95

Sebarkan artikel ini
Camat Dumai Selatan, Aldi Lubis, menerima bantuan masker dari PHR, Rabu (7/10/2026..F : PHR

DUMAI (MDC) — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Kondisi tersebut mendorong PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bergerak cepat memberikan dukungan kepada masyarakat dengan menyalurkan 18.750 masker standar KN95.

Bantuan tersebut merupakan bentuk tanggap darurat sekaligus kepedulian PHR terhadap masyarakat yang terdampak paparan kabut asap, terutama warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.

Sebanyak 375 box masker disiapkan untuk didistribusikan melalui pemerintah kecamatan di 25 kecamatan yang tersebar pada tujuh kabupaten/kota di sekitar wilayah operasi PHR. Setiap kecamatan memperoleh alokasi 15 box atau sebanyak 750 masker.

Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah setempat agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh kondisi udara akibat karhutla.

Sebagai perusahaan yang mengelola Wilayah Kerja (WK) Rokan, PHR memiliki wilayah operasi sekitar 6.200 kilometer persegi yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Selain menjalankan kegiatan produksi minyak dan gas bumi, PHR juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan, termasuk di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Manager Relations Zona PHR, Rudi Arief, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari respons perusahaan terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.

“PHR senantiasa berupaya memberikan kontribusi nyata dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman dampak asap karhutla. Kami berharap bantuan masker KN95 ini dapat menjadi perlindungan diri yang bermanfaat bagi warga saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan,” ujar Rudi.

Menurut Rudi, perlindungan terhadap masyarakat juga diiringi dengan penerapan langkah keselamatan di lingkungan kerja PHR. Perusahaan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi udara dan keselamatan pekerja maupun mitra kerja yang bertugas di lapangan.

“Kami turut mengingatkan seluruh insan PHR dan mitra kerja untuk senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta mematuhi panduan operasional khusus yang telah ditetapkan selama kondisi darurat asap ini berlangsung,” tambahnya.

Respons cepat PHR mendapat apresiasi dari pemerintah kecamatan yang menerima bantuan.

Camat Dumai Selatan Kota Dumai, Aldi Lubis, mengucapkan terimakasih atas kepedulian PT PHR untuk warga Kecamatan Dumai Selatan. Bantuan masker tersebut saat ini memang tengah dibutuhkan warganya. Terutama anak-anak.

“Di tengah kondisi udara yang sangat tidak sehat saat ini, bantuan masker ini sangat bermanfaat dan dibutukan. Kami menilai ini bentuk nyata kepedulian PHR. Insya Allah kami akan mendistribusikannya tepat sasaran,” katanya.

Camat Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, H Sukirman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PHR kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap.

“Kami apresiasi atas kepedulian PHR. Semoga operasinya terus berjalan lancar dan terus membawa dampak positif bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Camat Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Zama Rico Dakanahay, mengapresiasi bantuan masker yang diberikan PHR kepada masyarakat.

Sementara itu, Camat Rantau Kopar, Nasruddin, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas respons cepat PHR dalam membantu masyarakat menghadapi kabut asap.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada PT PHR WK Rokan atas bantuan masker yang sangat cepat dan tanggap ini. Bantuan ini sangat tepat momen dan amat membantu masyarakat Kecamatan Rantau Kopar dalam menghadapi kondisi kabut asap tebal yang membahayakan kesehatan. Semoga PHR selalu sukses dalam menjalankan operasionalnya,” ujarnya.

Bantuan masker KN95 tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko paparan asap karhutla, terutama bagi warga yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.

Di tengah kondisi kabut asap yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Riau, langkah PHR ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan bersama pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik. (*/soe)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *