MEDAN (MDC) – Konsistensi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam menghadirkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berhasil meraih 40 penghargaan, terdiri atas 12 Platinum, 21 Gold, dan 7 Silver.
Penghargaan tersebut diterima dalam ajang ENSIA 2026 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, pada 10 September 2026. Capaian ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendorong inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Sebanyak 40 penghargaan tersebut berasal dari 12 lokasi operasional Pertamina yang tersebar di wilayah kerja Sumbagut, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Riau.
Penghargaan diberikan melalui tujuh kategori inovasi, yakni efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, efisiensi energi, inovasi sosial, pengelolaan sampah, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penurunan emisi, serta perlindungan keanekaragaman hayati.
ENSIA 2026 merupakan ajang apresiasi bagi pelaku usaha yang menghasilkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Ajang ini juga menjadi salah satu wadah untuk mendorong perusahaan meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan dan mendukung pencapaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
Selain memberikan apresiasi, ENSIA secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif, seperti sosialisasi, webinar, seminar, talk show, hingga podcast yang melibatkan regulator, akademisi, praktisi, dan pelaku industri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan inovasi dan pelaksanaan program TJSL di wilayah operasional.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian perusahaan, tetapi menjadi bukti bahwa inovasi lingkungan dan sosial dapat dikembangkan untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Penghargaan ini meneguhkan posisi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang konsisten menghasilkan inovasi dan mengembangkan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional. Melalui semua program yang dijalankan ini, kami berupaya menghadirkan inovasi sosial yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan,” ujar Fahrougi.
Ia menambahkan, program TJSL Pertamina Patra Niaga terus diarahkan agar tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban perusahaan. Setiap inovasi diharapkan mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat sekaligus memberikan manfaat terhadap keberlanjutan lingkungan.
Capaian 12 penghargaan Platinum, 21 Gold, dan 7 Silver pada ENSIA 2026 diharapkan semakin memotivasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk memperkuat inovasi dan memperluas dampak program TJSL di wilayah operasionalnya.
Dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (soe)
































