DUMAI (MDC) – Rokok menjadi salah satu komoditas yang turut memberikan sumbangan terhadap inflasi Kota Dumai pada Oktober 2026. Kenaikan harga sejumlah produk rokok, baik sigaret kretek mesin (SKM), sigaret kretek tangan (SKT), maupun sigaret putih mesin (SPM), masuk dalam daftar komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi tahunan.
Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi Kota Dumai secara tahunan (year on year/y-on-y) pada Oktober 2026 tercatat sebesar 2,80 persen dengan IHK 114,87.
Dari sisi kelompok pengeluaran, makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil sebesar 0,94 persen. Kelompok ini mengalami kenaikan harga sebesar 2,92 persen dibandingkan Oktober 2025.
Selain rokok, sejumlah komoditas lain dalam kelompok tersebut yang turut memberikan sumbangan inflasi antara lain beras, minyak goreng, cabai rawit, ikan patin, ikan kembung, ikan lele, ikan tongkol, serta berbagai kebutuhan pangan masyarakat.
Penyumbang inflasi terbesar berikutnya berasal dari kelompok transportasi dengan andil 0,55 persen. Kelompok ini mengalami kenaikan harga sebesar 3,64 persen, dengan komoditas dominan antara lain bensin dan sepeda motor.
Selanjutnya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan andil sebesar 0,43 persen, dengan kenaikan harga mencapai 5,30 persen. Disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dengan andil 0,31 persen dan kenaikan harga sebesar 3,18 persen.
Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil 0,24 persen. Sementara kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,10 persen.
Adapun kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan memberikan andil 0,09 persen, pakaian dan alas kaki 0,05 persen, pendidikan 0,04 persen, kesehatan 0,03 persen, serta rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,02 persen.
Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) Kota Dumai pada Oktober 2026 tercatat sebesar 0,49 persen. Sejumlah komoditas yang dominan memberikan sumbangan terhadap inflasi bulanan antara lain cabai merah, kangkung, cabai rawit, sigaret putih mesin (SPM), bayam, cabai hijau, ketimun, sawi hijau, udang basah dan tomat.
Adapun inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) Kota Dumai hingga Oktober 2026 tercatat sebesar 2,34 persen. (soe)
































