Scroll untuk baca artikel
DumaiKesehatan

Semangat Harkitnas 2026, Pertamina Dumai dan Kader Posyandu Pesisir Bergerak Cegah Stunting

×

Semangat Harkitnas 2026, Pertamina Dumai dan Kader Posyandu Pesisir Bergerak Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) — Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya dimaknai melalui perjuangan pendidikan dan persatuan, tetapi juga melalui upaya membangun generasi masa depan yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Semangat itu sejalan dengan tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga kualitas generasi muda sebagai fondasi utama dalam mewujudkan bangsa yang maju, mandiri, dan berdaulat di tengah tantangan perkembangan zaman.

Komitmen itu tercermin dari kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) bersama Kelompok Wanita Mundam Berseri, yang terdiri dari kader Posyandu di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, dalam memperkuat upaya pencegahan stunting di wilayah pesisir Kota Dumai.

Melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, Kilang Pertamina Dumai bersama kelompok tersebut terus melakukan intervensi gizi untuk membantu bayi dan anak dengan kondisi Bawah Garis Merah (BGM).

Tidak hanya itu, intervensi juga diberikan kepada ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), yang menjadi salah satu faktor risiko terjadinya stunting pada anak.

Berdasarkan data April 2026, tercatat sebanyak 26 anak dengan status BGM di wilayah pesisir Kelurahan Mundam. Melalui kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diantarkan langsung ke rumah-rumah warga, para kader juga melakukan monitoring kesehatan secara berkala guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Sejak 2024, Kelompok Wanita Mundam Berseri bersama dukungan CSR Kilang Pertamina Dumai terus bergerak menekan angka stunting melalui edukasi, pendampingan intensif, penguatan Posyandu, serta pemberdayaan kader kesehatan masyarakat.

Program tersebut juga diperkuat melalui pemanfaatan hidroponik dan dukungan fasilitas PLTS Off Grid berkapasitas 4,4 kiloWatt peak (kWp) guna menunjang aktivitas operasional Posyandu.

Ketua Kelompok Wanita Mundam Berseri, Viola Oktaviani, mengatakan upaya yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak di wilayah pesisir.

“Kami terus berupaya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak yang membutuhkan sekaligus mendampingi para ibu agar lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi keluarga,” ujar Viola.

Sementara itu, anggota kelompok Eva Herawati mengungkapkan bahwa perjuangan di lapangan tidak selalu mudah. Tantangan yang dihadapi mulai dari perubahan pola pikir masyarakat hingga keterbatasan sumber daya dan kondisi ekonomi keluarga.

“Caranya kami terus mengedukasi dan memberikan makanan tambahan kepada anak-anak yang membutuhkan,” katanya.

Para kader juga mengakui dukungan dari Kilang Pertamina Dumai menjadi penguat utama keberlanjutan program tersebut.

“Selama ini kami sangat terbantu dan merasa bahagia karena kolaborasi dengan Pertamina semakin solid. Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut karena masih banyak anak yang perlu kita dampingi,” ungkap salah seorang kader.

Kelompok Wanita Mundam Berseri sendiri terdiri dari lima perempuan aktif, yakni Viola Oktaviani, Dona Aprilia, Eva Herawati, Irma Suryanti, dan Erdayanti. Mereka menjadi ujung tombak pelaksanaan program di lapangan sekaligus simbol kebangkitan perempuan dalam menjaga kualitas kesehatan generasi penerus bangsa.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa program pengentasan stunting tersebut sejalan dengan pilar Pertamina Sehat yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional dan tema peringatan tahun ini menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap masa depan anak-anak. Melalui dukungan program TJSL yang inklusif, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama kelompok mitra binaan terus melakukan upaya proaktif agar peningkatan gizi masyarakat dapat berjalan lebih optimal, konsisten, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.

Melalui sinergi dan kolaborasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap program pengentasan stunting yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung lahirnya generasi unggul demi masa depan bangsa. (soe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *