Scroll untuk baca artikel
Dumai

372 Hektar Hutan dan Lahan di Dumai Terbakar Sejak Januari, Terluas di Medang Kampai

×

372 Hektar Hutan dan Lahan di Dumai Terbakar Sejak Januari, Terluas di Medang Kampai

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) – Luas hutan dan lahan terbakar di Kota Dumai sejak Januari hingga pertengahan April 2026 mencapai 372 Hektar. Terluas terbakar di wilayah Kecamatan Medang Kampai.

Saat ini, penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai mulai menunjukkan hasil positif. Seluruh titik api dan hotspot dilaporkan telah padam, sehingga beban kerja tim Satgas Karhutla kini sedikit berkurang.

Kepala Pelaksana BPBD Dumai melalui Kabid Logistik dan Penanggulangan, Joko Susilo, menyampaikan bahwa saat ini kondisi Karhutla di Dumai berada pada status nihil titik api.

“Alhamdulillah titik api di Kota Dumai sudah tidak ada. Namun kami tetap meningkatkan kewaspadaan dengan patroli rutin di wilayah rawan Karhutla,” ujarnya, Kamis (16/04/2026).

Meski api telah padam, data menunjukkan luasan lahan yang terbakar sepanjang tahun 2026 mencapai sekitar 372 hektare. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Medang Kampai menjadi wilayah dengan kebakaran terluas, yakni sekitar 196,5 hektare.

Disusul Kelurahan Mundam dengan luas terbakar 164 hektare, Teluk Makmur 27 hektare, dan Pelintung 5 hektare.

Sementara itu, di wilayah kecamatan lainnya tercatat Dumai Timur 126 hektare, Sungai Sembilan 18 hektare, Dumai Barat 11 hektare, serta Dumai Selatan 3,6 hektare.

Saat ini, tim Satgas Karhutla Dumai terus memfokuskan upaya pada patroli dan langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi kebakaran kembali terjadi. Kondisi cuaca panas, lahan gambut, serta angin kencang masih menjadi tantangan utama dalam penanganan di lapangan.

BPBD Dumai juga mengimbau seluruh camat, lurah, serta masyarakat agar proaktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan titik api ke Posko Siaga Darurat Karhutla.

“Penanganan Karhutla adalah tanggung jawab bersama, mulai dari masyarakat hingga pemerintah. Kerja sama yang baik akan sangat membantu mencegah kebakaran di Dumai,” tutupnya. (dit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *