Scroll untuk baca artikel
DumaiHealthKesehatan

DKPP Catat Sementara 2.402 Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, Dumai Selatan Terbanyak

×

DKPP Catat Sementara 2.402 Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, Dumai Selatan Terbanyak

Sebarkan artikel ini
Camat Dumai Timur Syafriandi disamping Kepala DKPP Elywarti dan Staf Ahli Wali Kota Dumai Bidang Hukum dan Politik, Hernasto menyerahkan sertifikat layak sembelih.

DUMAI (MDC) — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai mencatat sementara sebanyak 2.402 ekor hewan kurban akan disembelih masyarakat pada perayaan Idul Adha 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 1.946 ekor sapi dan 456 ekor kambing.

Jika dibandingkan dengan Idul Adha tahun 2025 lalu, jumlah hewan kurban tahun ini masih lebih rendah. Pada tahun sebelumnya, masyarakat Muslim di Kota Dumai menyembelih sebanyak 3.161 ekor hewan kurban, terdiri dari 2.196 ekor sapi, 13 ekor kerbau, dan 952 ekor kambing.

Kepala DKPP Kota Dumai Elywarti melalui Sekretaris DKPP Agus Winarno mengatakan, data tersebut masih bersifat sementara dan kemungkinan masih akan bertambah hingga hari pelaksanaan kurban.

“Jumlah riil baru akan diketahui saat penyembelihan berlangsung pada 27 Mei hingga tiga atau empat hari setelahnya. Biasanya setiap tahun mengalami kenaikan sekitar lima hingga sepuluh persen,” ujar Agus.

Dari total hewan kurban yang tercatat, Kecamatan Dumai Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 613 ekor yang terdiri dari 499 ekor sapi dan 114 ekor kambing.

Disusul Kecamatan Dumai Timur sebanyak 507 ekor, terdiri dari 411 ekor sapi dan 96 ekor kambing. Kemudian Kecamatan Dumai Barat sebanyak 387 ekor, terdiri dari 302 ekor sapi dan 85 ekor kambing.

Selanjutnya Kecamatan Bukit Kapur tercatat sebanyak 369 ekor, terdiri dari 306 ekor sapi dan 63 ekor kambing. Kecamatan Dumai Kota menyembelih 276 ekor hewan kurban, terdiri dari 244 ekor sapi dan 32 ekor kambing.

Sementara itu, Kecamatan Sungai Sembilan mencatat 131 ekor hewan kurban dengan rincian 96 ekor sapi dan 35 ekor kambing. Sedangkan Kecamatan Medang Kampai sebanyak 121 ekor, terdiri dari 88 ekor sapi dan 31 ekor kambing.

Sekretaris DKPP Dumai Agus Winarno

Untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban, DKPP Kota Dumai menerjunkan belasan dokter hewan beserta tim paramedik guna melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.

“Teman-teman dokter hewan dan paramedik sudah melakukan pengecekan sapi kurban sekaligus memberikan vaksin dan vitamin agar hewan tetap sehat dan tidak stres,” kata Agus.

Pemeriksaan dilakukan terhadap hewan kurban milik pengepul, pedagang, maupun peternak lokal, termasuk sapi yang didatangkan dari luar daerah. Agus menegaskan, setiap hewan yang masuk ke Kota Dumai wajib dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan dan akan diawasi di pintu masuk.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS). Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, permukaan kulit, kesehatan lendir, hingga kecukupan umur hewan sesuai syariat kurban.

“Tim akan memeriksa postur tubuh secara keseluruhan, kondisi kulit, hingga kecukupan umur. Setelah dinyatakan sehat dan layak, hewan akan diberikan sertifikat kesehatan,” jelasnya.

Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, DKPP juga akan melakukan pengawasan saat pelaksanaan kurban di masjid-masjid yang memiliki jumlah hewan cukup banyak.

“Ketika penyembelihan berlangsung, petugas juga turun melakukan pengawasan teknis kesehatan dan kesejahteraan hewan, termasuk pemeriksaan daging dan jeroan setelah pemotongan,” pungkas Agus. (soe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *