Scroll untuk baca artikel
DumaiSports

64 Tim Padati Turnamen MLBB Golkar Dumai, Antusias Player Melonjak hingga Dua Kali Lipat

×

64 Tim Padati Turnamen MLBB Golkar Dumai, Antusias Player Melonjak hingga Dua Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Dumai Ferdiansyah SE saat membuka Golkar Dumai E Sport Tourbamen MLBB

DUMAI (MDC) – Aula Sekretariat DPD II Partai Golkar Kota Dumai dipadati ratusan player dari 64 tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang ambil bagian dalam Golkar Dumai E-Sports Tournament. Turnamen tersebut resmi digelar mulai Jumat (28/8/2026) hingga Minggu (30/8/2026).

Tingginya jumlah peserta menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan turnamen e-sports tersebut. Bahkan, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta setelah pendaftaran yang dibuka untuk 32 tim mendapat respons jauh di luar perkiraan.

Kejuaraan e-sports ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar DPD II Partai Golkar Kota Dumai dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain turnamen MLBB, Partai Golkar Dumai juga menggelar dua kegiatan lainnya, yakni Gen Z Melek Demokrasi dan Permainan Rakyat. Ketiga kegiatan tersebut dikemas sebagai ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang edukatif, kompetitif sekaligus menghibur.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Dumai, Ferdiansyah SE, mengatakan turnamen MLBB tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai ajang pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya partai dalam memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan minat dan bakat mereka.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Dumai Ferdiansyah ersama jajaran pengurus, panitia dan peserta

Menurutnya, Kota Dumai memiliki cukup banyak talenta muda di bidang e-sports. Karena itu, potensi tersebut perlu mendapat perhatian dan pembinaan agar dapat berkembang ke arah yang lebih positif dan berprestasi.

“Dua tahun lalu kita melaksanakan turnamen seperti ini. Tapi tahun ini peminatnya jauh lebih banyak. Ini bukti bahwa peminat olahraga yang sudah dipertandingkan di PON ini sangat banyak,” kata Ferdiansyah.

Ia menilai perkembangan e-sports saat ini menunjukkan bahwa olahraga berbasis digital tersebut telah menjadi bagian dari aktivitas generasi muda. Dengan pembinaan dan kompetisi yang terarah, para player tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga berkesempatan mengembangkan kemampuan hingga ke level yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Ferdiansyah menyebut kegiatan tersebut juga memiliki kaitan dengan upaya partai dalam mendekatkan generasi muda dengan dunia politik. Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk kepada kalangan anak muda.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Dumai Ferdiansyah dan tim melakukan pertandingan ujicoba dengan perwakilan peserta

“Melalui turnamen ini, kami ingin menularkan semangat bahwa berpolitik itu mengasyikkan,” ungkap alumnus Universitas Trisakti tersebut.

Ferdiansyah mengakui masih ada sebagian anak muda yang cenderung alergi terhadap politik. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah citra politik yang belum sepenuhnya positif di mata generasi muda.

Padahal, kata dia, setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban politik dalam kehidupan bernegara. Hak dan kewajiban tersebut pada akhirnya akan ikut menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan seperti ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya yang dilakukan Partai Golkar untuk menarik minat dan bakat para pemuda di Kota Dumai,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa tidak akan berhenti setelah turnamen MLBB dalam rangka HUT ke-81 RI ini selesai. Ke depan, Partai Golkar Dumai berencana menggulirkan turnamen e-sports secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota.

Dengan konsep tersebut, kompetisi diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk menemukan dan menjaring player-player potensial dari berbagai wilayah di Kota Dumai.

Ketua Panitia Edwar Randa

Sementara itu, Ketua Panitia Golkar Dumai E-Sports Tournament, Edward Randa, mengatakan tingginya animo peserta membuat panitia harus melakukan penyesuaian terhadap konsep awal turnamen.

Menurut Edo, pada awalnya panitia hanya menargetkan sebanyak 32 tim untuk mengikuti kompetisi. Namun, jumlah pendaftar terus bertambah sehingga kuota akhirnya dimaksimalkan menjadi 64 tim.

“Ternyata antusias player cukup tinggi. Kami cukup kewalahan menerima pendaftaran hingga akhirnya harus kami batasi hingga 64 tim,” kata pria yang akrab disapa Edo tersebut.

Tidak hanya jumlah peserta yang bertambah, waktu pelaksanaan turnamen juga mengalami penyesuaian. Jika semula direncanakan berlangsung selama dua hari, pelaksanaan akhirnya diperpanjang menjadi tiga hari, yakni 28 hingga 30 Agustus 2026.

Edo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, khususnya jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Kota Dumai, ESI Kota Dumai, serta ratusan peserta yang telah berpartisipasi.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Dumai, ESI Kota Dumai dan seluruh peserta yang sudah ikut ambil bagian dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Pembukaan Golkar Dumai E-Sports Tournament turut dihadiri Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Dumai Yusrizal, anggota DPRD Kota Dumai Rendi Firdaus dan Ismun, serta sejumlah pengurus DPD II Partai Golkar Kota Dumai dan pengurus kecamatan.

Dengan memadati arena pertandingan sejak hari pertama, para player dari 64 tim pun mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk memperebutkan kemenangan dalam kompetisi MLBB tersebut. (soe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *