Scroll untuk baca artikel
Dumai

Kantongi Persetujuan Kementerian PU, Pemko Dumai Mulai Benahi Jalan Nasional Soekarno-Hatta

×

Kantongi Persetujuan Kementerian PU, Pemko Dumai Mulai Benahi Jalan Nasional Soekarno-Hatta

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC) – Pemerintah Kota Dumai resmi memulai pekerjaan peningkatan Jalan Nasional Soekarno-Hatta setelah mengantongi persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau.

Proyek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar arus transportasi dan distribusi barang di Kota Dumai.

Pekerjaan dilakukan pada ruas Simpang Bundaran hingga Simpang Jalan Arifin Achmad dengan panjang total 1.390 meter, terdiri atas 1.250 meter di sisi kanan dan 140 meter di sisi kiri. Proyek senilai Rp19.117.816.346 tersebut dikerjakan oleh PT Cakrawala Monica Abadi dengan pengawasan PT Neo Arch Consultant.

Karena Jalan Soekarno-Hatta berstatus sebagai jalan nasional, Pemerintah Kota Dumai terlebih dahulu harus memperoleh persetujuan dari Kementerian PU sebelum pekerjaan dapat dilaksanakan.

Proses perizinan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM, MARS, yang menemui Kepala BPJN Riau hingga Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Hasilnya, Kementerian PU melalui BPJN Riau menerbitkan Rekomendasi Teknis Nomor BM0303/B/BPJN2/2026/117 yang ditandatangani oleh Plt. Kepala BPJN Riau sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, ST, MT, mengatakan proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari, sehingga ruas jalan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat pada Desember 2026.

Ia menjelaskan, spesifikasi jalan disusun sesuai arahan Kementerian PU dengan mempertimbangkan tingginya volume kendaraan bertonase besar yang melintasi jalur tersebut setiap hari.

“Seluruh ruas akan menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 45 sentimeter, terdiri atas 15 sentimeter lean concrete atau lantai kerja dan 30 sentimeter beton. Spesifikasi ini dirancang agar jalan lebih kuat dan mampu menahan beban kendaraan berat,” jelas Riau Satrya.

Wali Kota Dumai H. Paisal menegaskan, keputusan Pemerintah Kota Dumai melakukan perbaikan jalan nasional didasari kondisi kerusakan yang dinilai sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Urgensi perbaikan ini adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang berkendara. Selama untuk kepentingan masyarakat dan menjaga keselamatan pengguna jalan, maka kebijakan terbaik harus segera dilakukan,” tegas Paisal.

Menurutnya, Jalan Soekarno-Hatta merupakan salah satu urat nadi perekonomian Kota Dumai yang menjadi akses utama menuju kawasan industri, pelabuhan, pusat bisnis, serta pusat pemerintahan.

Dengan tingginya mobilitas kendaraan, terutama angkutan logistik bertonase besar, perbaikan permanen dinilai lebih efektif dibandingkan pemeliharaan rutin.
Paisal juga mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran proyek tersebut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan jalur alternatif jika memungkinkan serta selalu mematuhi rambu-rambu dan pengaturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Dengan dimulainya proyek ini, Pemerintah Kota Dumai berharap kondisi Jalan Nasional Soekarno-Hatta menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta distribusi logistik yang menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Kota Dumai. (soe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *