DUMAI (MDC) – Relokasi kawasan kuliner Car Free Night (CFN) ke Taman Bukit Gelanggang mendapat sambutan positif dari para pedagang maupun masyarakat. Penataan lokasi baru dinilai memberikan suasana yang lebih nyaman, tertib, sekaligus membuka peluang bagi pedagang untuk mendapatkan lebih banyak pembeli.
Sebelumnya, aktivitas kuliner CFN berlangsung di kawasan Jalan HR Soebrantas. Namun, untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus menata aktivitas perdagangan malam, ratusan pedagang kuliner kini menempati kawasan Taman Bukit Gelanggang.
Sejumlah pedagang mengaku senang dengan lokasi baru tersebut. Selain kawasan yang lebih luas, suasana Taman Bukit Gelanggang dinilai lebih mendukung untuk aktivitas kuliner dan rekreasi keluarga.
“Alhamdulillah, kami senang dipindahkan ke sini. Tempatnya lebih nyaman dan pembeli juga mulai ramai,” ujar Umi, salah seorang pedagang.
Menurutnya, keberadaan pedagang yang terkonsentrasi di satu kawasan justru memudahkan masyarakat yang ingin mencari berbagai jenis makanan dan minuman. Pengunjung tidak perlu berpindah-pindah tempat karena beragam pilihan kuliner tersedia dalam satu lokasi.
Hal senada disampaikan warga yang datang menikmati suasana CFN. Relokasi tersebut dinilai memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk bersantai bersama keluarga.
“Di sini lebih nyaman. Anak-anak bisa bermain, kita juga bisa menikmati makanan tanpa terlalu terganggu kendaraan yang lalu-lalang,” kata Abdul Razak, warga Bumi Ayu.
Selain menghadirkan pilihan kuliner, kawasan Taman Bukit Gelanggang juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam kota. Kehadiran pedagang dan pengunjung membuat kawasan tersebut semakin hidup, namun tetap membutuhkan pengaturan agar kebersihan, ketertiban dan kenyamanan tetap terjaga.
Bagi pedagang, relokasi ini juga diharapkan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan aktivitas usaha. Dengan lokasi yang lebih tertata dan menjadi salah satu ruang publik kota, mereka berharap jumlah pengunjung terus meningkat.
Pedagang juga menyatakan siap ikut menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan. Menurut mereka, kenyamanan pengunjung merupakan bagian penting agar aktivitas kuliner dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi para pelaku usaha.
Relokasi CFN ke Taman Bukit Gelanggang akhirnya tidak sekadar memindahkan lokasi pedagang. Penataan tersebut menjadi upaya mempertemukan kepentingan ekonomi pedagang dengan kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman.
Dengan suasana yang lebih tertata, kawasan kuliner malam diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil di Kota Dumai. (soe)
































