PEKANBARU (MDC) – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Riau mendapat ruang lebih luas untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka jejaring pasar melalui Pertamina SMEXPO 2026. Mengusung tema “Lokal Jadi Vokal”, pameran UMKM berskala regional ini resmi digelar di Mall Living World Pekanbaru, 25–27 September 2026.
Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 merupakan kota pertama dalam rangkaian roadshow Pertamina SMEXPO yang telah digelar sejak 2020 di sejumlah kota di Indonesia. Pekanbaru kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah sebelumnya juga menjadi lokasi penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Regional.
Tahun ini, kegiatan tidak hanya menghadirkan puluhan tenant UMKM terpilih, tetapi juga dilengkapi dengan Temu Bisnis yang mempertemukan pelaku UMKM dengan sejumlah pelaku usaha korporasi di Provinsi Riau.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memperluas akses pasar dan jejaring kolaborasi bagi UMKM. Dengan demikian, pembinaan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga diarahkan agar produk UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk dikenal dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 resmi dibuka bersama Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Asisten III (Asisten Administrasi Umum) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Muhammad Job Kurniawan. Pembukaan turut dihadiri Manager SMEPP Pertamina, VP Community, Involvement & Development Pertamina Patra Niaga, serta jajaran Pertamina Group di Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Muhammad Job Kurniawan mengapresiasi Pertamina Group yang telah menghadirkan Pertamina SMEXPO 2026 di Kota Pekanbaru.
“Kami memberikan apresiasi, penghargaan setinggi-tingginya kepada Pertamina Group yang telah menghadirkan Pertamina SMEXPO 2026 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, sehingga dapat menjadi penting bagi para pelaku UMKM kami di Provinsi Riau ini,” ujar Job Kurniawan.
Selain menghadirkan puluhan UMKM binaan, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan yang dapat diikuti masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya. Mulai dari talkshow, workshop, lomba fashion show, hingga Melayu Singing Competition menjadi bagian dari rangkaian acara selama tiga hari penyelenggaraan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pembinaan UMKM merupakan bagian dari komitmen Pertamina sebagai badan usaha milik negara (BUMN) dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Menurutnya, Pertamina SMEXPO yang diinisiasi sejak masa pandemi terus berkembang. Jika sebelumnya lebih banyak berorientasi pada peningkatan omzet, kini program tersebut juga diarahkan untuk membuka akses pasar, memperluas jejaring dengan calon pembeli, serta memperkuat promosi dan publikasi UMKM binaan.
“Program Pertamina SMEXPO yang diinisiasi sejak masa pandemi terus berkembang hingga saat ini. Tidak lagi sekadar tentang meningkatkan omzet, namun sekaligus mengembangkan pasar, membuka networking dengan potensial buyer baik dari dalam maupun luar negeri, serta promosi dan publikasi yang masif bagi para UMKM binaan,” ujar Fahrougi.
Ia menjelaskan, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 mengusung tema besar “Lokal Jadi Vokal” dengan melibatkan UMKM dari berbagai sektor. Produk yang ditampilkan mencakup Food and Beverage, Fashion & Wastra, aksesoris, Craft & Jewelry, hingga Body & Beauty Care.
Tidak hanya pameran produk, kegiatan juga dirancang untuk memberikan edukasi dan mempertemukan UMKM dengan berbagai pihak yang dapat mendukung pengembangan usaha. Salah satunya melalui Talkshow Klinik Bisnis yang digelar pada hari pembukaan.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pihak, di antaranya Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Forum ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh wawasan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha.
“Melibatkan berbagai segmen pelaku usaha dan pakar UMKM, talkshow ini memberikan potensi bagi pelaku UMKM untuk semakin berkembang dan tentunya meningkatkan omzet penjualan,” kata Fahrougi.
Selama tiga hari penyelenggaraan, masyarakat dapat mengunjungi berbagai tenant UMKM dan menikmati beragam produk lokal, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, hingga produk kecantikan. Sejumlah promosi, diskon, serta kegiatan hiburan dan edukasi juga disiapkan untuk menarik minat pengunjung.
“Semoga dengan digelarnya Pertamina SMEXPO 2026 di Kota Pekanbaru menjadi wadah bagi UMKM Provinsi Riau dan sekitarnya untuk semakin naik kelas,” tutup Fahrougi.
Setelah Pekanbaru, rangkaian Pertamina SMEXPO Regional 2026 akan berlanjut ke sejumlah kota di Indonesia selama sekitar dua bulan hingga awal November 2026. Pertamina Patra Niaga juga akan menjadi host event di beberapa kota lainnya.
Rangkaian tersebut kemudian akan mencapai puncaknya melalui pameran UMKM berskala nasional yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
Penyelenggaraan Pertamina SMEXPO sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya poin ketiga yang mencakup peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan dan industri kreatif, serta pembangunan infrastruktur.
Melalui Pertamina SMEXPO, Pertamina terus membuka ruang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar, memperkuat jejaring usaha, dan mengembangkan produk lokal agar semakin dikenal di pasar yang lebih luas. (soe)
































