Scroll untuk baca artikel
BeritaFotoRiauScience

Karya Istimewa Siswa SLB Binaan PHR

×

Karya Istimewa Siswa SLB Binaan PHR

Sebarkan artikel ini
SLB Binaan PHR
Program pendampingan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada SLB Bumi Manggalo, Duri yang dimulai sejak 2025 itu terus berkembang. Jika sebelumnya pembinaan berfokus pada kriya menjahit dan clay, pada 2026 PHR memperluas dukungannya ke bidang kriya kayu. Foto : Hendry.K/MDC Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, s 1/80, ISO 1000

DURI (MDC) – Siswa berkebutuhan khusus di SLB Bumi Manggalo, Duri, Kabupaten Bengkalis, mengembangkan keterampilan kriya kayu menjadi produk bernilai jual, mulai dari tempat tisu, holder ponsel, rak buku hingga lampu belajar. Keterampilan ini dikembangkan melalui program Community Involvement and Development (CID) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai upaya mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi siswa.

SLB Binaan PHR
Mulai dari tempat tisu, holder ponsel, rak buku hingga lampu belajar, karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa keterampilan dan kreativitas bernilai guna di tangan siswa berkebutuhan khusus di SLB Bumi Manggalo, Duri.
Foto : Hendry.K/MDC
Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, s 1/400, ISO 800

Program pendampingan yang dimulai pada 2025 itu terus berkembang. Setelah sebelumnya berfokus pada kriya menjahit dan clay, pada 2026 pembinaan diperluas ke kriya kayu.

Melalui dukungan sarana dan prasarana serta pelatihan oleh instruktur bersertifikat, siswa dan guru mulai mempelajari teknik pengolahan kayu, dari tahap dasar hingga finishing. Pembelajaran yang sebelumnya menggunakan kertas karton kini berkembang menjadi pembuatan produk yang lebih fungsional dan berpotensi dipasarkan.

Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faisal, mengatakan pendampingan tersebut bertujuan mengembangkan potensi siswa agar menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

“Teman-teman luar biasa ini kita berikan pendampingan dan pelatihan agar potensi yang mereka miliki berkembang menjadi nilai ekonomi dan menghasilkan pendapatan dari penjualan,” ujar Iwan.

Saat ini, empat siswa mengikuti pembinaan intensif, terdiri dari tiga siswa tunagrahita dan satu siswa tunarungu. Proses pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, antara lain melalui contoh visual, demonstrasi langsung, dan pengulangan instruksi.

SLB Binaan PHR
Pendampingan dan perhatian tidak hanya di dalam ruang kelas, namun guru tetap mendampingi siswa/I SLB hingga di jemput orang tua saat pulang sekolah.
Foto : Hendry.K/MDC
Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, s 1/6400, ISO 800

Kepala Sekolah SLB Bumi Manggalo, Aulia Nur Izzah, S.Pd., GR, mengapresiasi dukungan PHR yang membantu sekolah mengembangkan keterampilan vokasional siswa. Dukungan tersebut mencakup fasilitas, pendampingan, serta uang saku bagi guru pendamping.

Guru vokasional, Drs. Wartoni, MM.,Pd, mengatakan proses pembelajaran membutuhkan kesabaran dan ketelatenan agar siswa mampu memahami setiap tahapan pembuatan produk.

“Yang paling berkesan adalah saat melihat anak-anak mulai bisa membentuk kayu dan hasilnya rapi. Walau ada kekurangan, keberanian mereka untuk mencoba adalah hal utama,” ungkap Wartoni.

Siswa berkebutuhan khusus di SLB Bumi Manggalo, Duri juga sebagai penerima manfaat program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Foto : Hendry.K/MDC
Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, s 1/80, ISO 1400

Prestasi dan Peluang Kemandirian

Pengembangan keterampilan vokasional juga mengantarkan salah seorang siswa, Akbar Dharmawan, meraih prestasi dalam ajang keterampilan tingkat Provinsi Riau. Sejak duduk di kelas VII SMP, Akbar telah meraih sejumlah penghargaan, yakni Juara III produk lampu hias pada 2021, Juara III produk balance toy pada 2022, Juara II produk alat masak pada 2023, serta Juara II produk alat tulis kantor pada 2024.

Bagi Siswi di SLB Bumi Manggalo, Duri pembinaan tetap berfokus pada kriya menjahit dan clay.
Foto : Hendry.K/MDC
Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, s 1/80, ISO 2000

Menjelang kelulusan Akbar dari kelas XII, sekolah mulai menyiapkan tiga siswa dari jenjang SD dan SMP sebagai penerus keterampilan kriya kayu. Sekolah juga berencana merangkul Akbar sebagai guru vokasional setelah lulus.

Salah satu siswa yang menorehkan pencapaian membanggakan adalah Akbar Dharmawan. Sejak duduk di kelas VII SMP, Akbar rutin mengikuti ajang keterampilan vokasional tingkat Provinsi Riau dan berhasil meraih prestasi dalam beberapa tahun berturut-turut. Foto : Hendry.K/MDC Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, S 1/80, ISO 900

Karya siswa telah dipamerkan dalam sejumlah kegiatan, termasuk di Hotel Amadio dan pameran internal PHR. Respons masyarakat dinilai positif, bahkan sejumlah produk terjual habis.

SLB Binaan PHR
Karya siswa- siswi berkebutuhan khusus di SLB Bumi Manggalo, Duri.
Foto : Hendry.K/MDC
Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, F/4, s 1/100, ISO 800

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kualitas produk. Selain menjadi media pembelajaran, kriya kayu membuka peluang bagi mereka untuk memperoleh pengalaman produktif dan mengenal kegiatan usaha.

SLB Binaan PHR
Perhatian dan binaan juga dalam bentuk komunikasi dua arah sehingga suasana lebih tampak riang dan ceria.
Foto : Hendry.K/MDC
Metadata Foto : 09 September 2026, Nikon D7200, s 1/100, ISO 800

Melalui kolaborasi PHR dan SLB Bumi Manggalo, keterampilan vokasional diharapkan terus berkembang sehingga siswa dapat mengoptimalkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menuju kemandirian. (Toy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *