DUMAI (MDC) – Di tengah aktivitas yang tak pernah berhenti menjaga pasokan energi nasional, ada ruang yang selalu disisihkan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) untuk berbagi. Bukan sekadar menjalankan operasional kilang, tetapi juga menyalakan harapan bagi anak-anak yatim yang tinggal di sekitar wilayah operasinya.
Suasana hangat itu terasa di Masjid Ar-Rahman Main Office Kilang Dumai, Jumat (31/7/2026). Menjelang pelaksanaan Shalat Ashar berjamaah, jajaran manajemen dan para pekerja berkumpul bersama puluhan anak yatim dalam kegiatan santunan yang telah menjadi agenda rutin melalui Badan Amil Zakat dan Sedekah (BAZMA) Pertamina.
Pada periode kali ini, santunan diberikan kepada 10 anak yatim yang berasal dari Kelurahan Tanjung Palas, Kelurahan Jaya Mukti, serta wilayah sekitar operasional kilang.
Program tersebut dilaksanakan secara bergantian dan berkala sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur perusahaan atas kelancaran operasional kilang yang selama ini tidak lepas dari dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, operasional Kilang Dumai hingga saat ini berjalan dengan normal dan dalam kondisi baik berkat dukungan dan doa masyarakat. Melalui komitmen ini, kami berharap santunan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi anak-anak kita semua, serta dapat meringankan kebutuhan sekolah mereka sehari-hari,” ujarnya.
Momen berbagi itu terasa semakin bermakna ketika Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, menyerahkan langsung santunan kepada anak-anak.
Tidak hanya memberikan bantuan, ia juga menyampaikan motivasi agar mereka terus bersemangat belajar, berani bermimpi, dan kelak mampu meraih cita-cita yang diinginkan.
Usai menerima santunan, anak-anak juga mendapatkan bingkisan makanan sebagai tanda kasih yang menambah keceriaan mereka. Senyum polos yang menghiasi wajah para penerima menjadi gambaran sederhana bahwa perhatian dan kepedulian memiliki arti besar bagi masa depan mereka.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama usai Shalat Ashar. Doa dipanjatkan agar seluruh operasional Kilang Dumai dan unit operasi lainnya senantiasa berjalan dengan aman, andal, dan lancar.
Harapan juga disampaikan agar seluruh pekerja selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas, sehingga dapat terus memberikan kontribusi bagi ketahanan energi nasional.
Bagi Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, kepedulian sosial bukan sekadar program seremonial.
Melalui kegiatan seperti ini, perusahaan ingin terus bertumbuh bersama masyarakat, mempererat hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar, sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.
Sebab, di balik nyala api kilang yang menjaga energi negeri, selalu ada kepedulian yang diharapkan mampu menjaga harapan bagi generasi masa depan. (soe)































