DUMAI (MDC) – Pergantian kepemimpinan di Polres Dumai berlangsung khidmat dan sarat makna. Berbagai tradisi kepolisian berpadu dengan adat Melayu mewarnai penyambutan Kapolres Dumai yang baru, AKBP Fatikh Dedy Setyawan, sekaligus pelepasan AKBP Angga Febrian Herlambang, Kamis (16/7/2026), di Mapolres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur.
Prosesi diawali dengan penyambutan resmi terhadap AKBP Fatikh Dedy Setyawan beserta istri. Kehadiran Kapolres baru disambut langsung oleh AKBP Angga Febrian Herlambang bersama istri serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai.
Suasana semakin semarak saat jajar kehormatan, alunan kompang, serta atraksi Polisi Cilik mengiringi langkah Kapolres baru memasuki Mapolres.
Nuansa budaya Melayu begitu terasa ketika Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai memasangkan tanjak dan selempang sebagai simbol penghormatan kepada pemimpin baru di Bumi Lancang Kuning.
Tradisi adat kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan pencak silat yang diiringi tabuhan kompang, sebelum prosesi tepuk tepung tawar dilaksanakan sebagai doa keselamatan, keberkahan, serta harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa keamanan dan kemajuan bagi Kota Dumai.
Hadir dalam penyambutan tersebut Wali Kota Dumai H. Paisal, perwakilan Danlanal Dumai, DPRD Kota Dumai, Dangroup 3 Kopassus, Dandim 0320 Dumai, Dansatrad 104 Dumai, Ketua Pengadilan Negeri Dumai, Ketua Pengadilan Agama, Ketua MKA LAMR Dumai, Wakapolres Dumai, pejabat utama Polres Dumai, para kapolsek, personel Polres Dumai, serta Bhayangkari Cabang Dumai.
Usai prosesi adat, kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Dumai sebagai bagian dari serah terima jabatan.
Dalam kesempatan itu, AKBP Angga Febrian Herlambang memaparkan kondisi wilayah hukum Polres Dumai, mulai dari situasi kamtibmas, kekuatan personel, sarana prasarana, penyerapan anggaran hingga berbagai inovasi yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya.
Menanggapi laporan tersebut, AKBP Fatikh Dedy Setyawan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya.
Ia berkomitmen melanjutkan program-program yang telah berjalan baik sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Mari kita bekerja sama dalam menyelesaikan tugas menciptakan keamanan yang berkelanjutan dan mengatasi berbagai tantangan sehingga tercipta Kota Dumai yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Pada waktu yang sama, Bhayangkari Cabang Dumai juga menggelar Rapat Paripurna Pengurus Cabang dan Yayasan Kemala Bhayangkari Dumai. Dalam kegiatan tersebut, estafet kepemimpinan organisasi resmi diserahkan dari Ny. Nida Shall Mardhiyani kepada Ny. Putri Fatikh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi Pedang Pora, salah satu prosesi kehormatan dalam lingkungan Polri, sebagai bentuk penghargaan kepada AKBP Angga Febrian Herlambang yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Dumai.
Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Angga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel atas dukungan selama 1 tahun 12 hari memimpin Polres Dumai.
“Saya merasa sangat terhormat dapat mengabdi di Kota Dumai. Banyak pengalaman berharga yang saya peroleh selama bertugas. Terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan seluruh personel,” ungkapnya.
Sementara itu, AKBP Fatikh Dedy Setyawan menyatakan siap mengemban amanah sebagai Kapolres Dumai dengan penuh tanggung jawab serta mengajak seluruh jajaran terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Prosesi Pedang Pora berlangsung penuh haru. AKBP Angga bersama istri menerima penghormatan dari barisan personel, diiringi pengalungan bunga, penghormatan Polisi Cilik, hingga penulisan kesan dan pesan sebelum meninggalkan Mapolres Dumai.
Pergantian kepemimpinan yang dibalut tradisi kepolisian dan kearifan adat Melayu tersebut menjadi simbol estafet pengabdian sekaligus harapan baru bagi Polres Dumai untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (soe)































