DUMAI (MDC) – Tidak sekadar mengenang nama besar Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Dumai memilih merawat semangat perjuangan Sang Proklamator melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Mulai dari berziarah ke makam pahlawan, membagikan makanan bergizi untuk mencegah stunting, membersihkan rumah-rumah ibadah, menanam pohon, hingga mengirimkan tim pada ajang olahraga Soekarno Cup I Riau menjadi rangkaian kegiatan yang mewarnai peringatan Bulan Bung Karno di Kota Dumai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Dumai, Bahari, mengatakan secara nasional Bulan Bung Karno diperingati sepanjang Juni. Namun, di Dumai, seluruh rangkaian kegiatan dilaksnakan tanggal 7 hingga 9 Juli agar dapat diikuti secara maksimal oleh seluruh kader.
“Bulan Bung Karno dilaksanakan sebulan penuh pada Juni. Namun untuk Dumai baru kita laksanakan pada 7 hingga 9 Juli selama 3 hari,” ujar Bahari.
Menurut Bahari, DPP PDI Perjuangan menetapkan sepuluh jenis kegiatan dalam peringatan Bulan Bung Karno. Setiap DPC diminta melaksanakan sedikitnya lima kegiatan yang terdiri atas empat kegiatan sosial dan satu kegiatan olahraga.
Mengawali rangkaian kegiatan, para kader melakukan ziarah dan doa bersama di Taman Makam Pahlawan Damai Sentosa, Jalan Soekarno-Hatta. Bagi mereka, ziarah bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi pengingat atas jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa demi kemerdekaan bangsa.
Semangat keberpihakan kepada rakyat kemudian diwujudkan melalui Program Kedaulatan Pangan. Ratusan anak di seluruh kecamatan menerima makanan pendamping beras dan paket menu bergizi berupa susu, telur, serta bahan pangan lainnya sebagai bagian dari upaya membantu pencegahan stunting.
Di saat yang sama, kader PDI Perjuangan juga bergotong royong membersihkan sejumlah rumah ibadah, mulai dari masjid, musala hingga kelenteng. Aksi tersebut menjadi simbol bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tidak mengenal sekat agama maupun latar belakang.
Komitmen menjaga lingkungan pun diwujudkan melalui penanaman pohon di sejumlah titik di Kota Dumai. Sementara di bidang kepemudaan dan olahraga, PDI Perjuangan Dumai turut ambil bagian dalam Turnamen Soekarno Cup I Riau dan berhasil menorehkan prestasi dengan meraih peringkat keempat.
Seluruh kegiatan dipimpin langsung oleh Bahari bersama Sekretaris DPC Ahmad Zamri dan Bendahara Aban Lee, serta diikuti pengurus DPC, PAC, ranting, kader, hingga para simpatisan.
“Semua kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di kalangan kader partai terhadap masyarakat yang membutuhkan,” kata Bahari.
Bagi Bahari yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Bulan Bung Karno bukan hanya agenda rutin tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader untuk terus menghidupkan ajaran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia mengingatkan bahwa bulan Juni memiliki makna sejarah yang sangat kuat karena menjadi bulan lahirnya Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni 1901, serta hari wafat Sang Proklamator pada 21 Juni 1970.
“Karena itu, Bulan Bung Karno menjadi momentum penting bagi seluruh kader PDI Perjuangan untuk memahami sejarah, ideologi, dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bahari berharap nilai-nilai patriotisme, gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada rakyat tidak berhenti sebagai slogan.
Sebaliknya, nilai-nilai itu terus hidup dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat, sebagaimana cita-cita Bung Karno yang menempatkan rakyat sebagai inti dari setiap perjuangan. (soe)































