DUMAI (MDC) – Karang Taruna Kota Dumai berhasil mengemas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Dumai dalam mengelola Dumai Expo. Meski tanpa dukungan APBD, Gelaran Dumai Expo 2026 jadi yang terbesar selama Kota Dumai berdiri.
Sejak Dumai menjadi kota otonom, belum pernah Dumai Expo digelar sebesar ini. Sebagai pihak yang dipercaya Pemko Dumai sebagai penyelenggara, Karang Taruna Kota Dumai menyiapkan 261 stand UMKM, Roder dan Sarnavile.
Dari 261 stand, Karang Taruna Kota Dumai memperuntukkan 223 stand untuk UMKM. Sisanya sebanyak 18 stand untuk instansi pemerintah, BUMN dan Perusahaan. Bagi sponsor, disediakan 20 stand.
Beragam kegiatan seni budaya pun disajikan. Mulai dari festival musik, teater, tari, seni beladiri, street gight competition, permainan rakyat, serta penampilan artis Al Ahfiz Feat Dekes.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto saat membuka helat sempena HUT Kota Dumai ke 27 pada Senin (27/04/2026) malam itu pun memuji keberhasilan Karang Taruna Kota mengelola Dumai Expo 2026 ini.
“Meski tanpa didukung APBD, Karang Taruna mampu menghadirkan Dumai Expo dengan sangat meriah. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong adalah kunci,” Puji Sugiyarto.
Ketua Umum Karang Taruna Kota Dumai M Zulfan Arif membenarkan tidak adanya kucuran dana dari APBD Kota Dumai untuk menyelenggarakan event tahunan tersebut.
“Penyelenggaraan Dumai Expo ini murni swakelola sebagaimana kesepakatan antara Pemko Dumai dan Karang Taruna. Penyediaan tenan hingga rangakaian acara ditanggung seluruhnya oleh penyelenggara,” tutur Zulfan.
Ketua Harian Karang Taruna Kota Dumai, Vincent Moerghasini Yusuf menambahkan selain pameran, mereka juga menanggung biaya pembukaan, penyelenggaraan panggung hiburan dan penampilan sanggar. Seluruh penampil diberikan honor yang memadai.
“Biaya itu dari penjualan stand dan dukungan sponsor. Dan kami memaklumi kalau ada yang mengeluhkan biaya sewa stand. Karena memang kami harus menyediakan tenda, mengelola kegiatan hiburan dan lain-lain. Semuanya butuh biaya,” kata Viencent.
Pemerintah dan masyarakat Kota Dumai menerima banyak manfaat dari event ini. PAD dari sektor perparkiran, sarana publikasi bagi kegiatan pemerintah beserta BUMN/BUMD dan perusahaan.
Dari sisi ekonomi, terjadi perputaran dari sisi kuliner yang bertaburan di dalam areal maupun di sekitar Taman Bukit Gelanggang dan tersedianya hiburan bagi masyarakat Kota Dumai. (soe)































