DUMAI (MDC) – Gelaran Golkar Kota Dumai E-Sport Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) resmi berakhir, Minggu (30/8/2026).
Suksesnya turnamen yang diikuti 64 tim tersebut menjadi momentum bagi DPD II Partai Golkar Kota Dumai untuk melanjutkan kompetisi serupa secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat Kota Dumai.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Dumai, Ferdiansyah didampingi Sekretaris Yusrizal mengatakan tingginya antusiasme peserta dalam turnamen MLBB menjadi bukti bahwa e-sport memiliki potensi besar di kalangan generasi muda Kota Dumai.

Karena itu, Partai Golkar Kota Dumai berencana menggulirkan turnamen e-sport secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan pada September 2026.
Kompetisi tersebut nantinya akan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, mengasah kemampuan sekaligus berkompetisi secara sportif.
“Insyaallah mulai September 2026 kita akan menggulirkan turnamen serupa secara berjenjang, mulai dari kelurahan hingga tingkat Kota Dumai. Kita ingin memberikan ruang yang lebih luas kepada anak-anak muda untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan dan berkompetisi secara positif,” ujar Ferdiansyah.
Menurutnya, sistem kompetisi berjenjang tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menjaring talenta-talenta muda terbaik dari setiap kelurahan. Para pemain yang memiliki kemampuan dan prestasi dapat terus berkembang hingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kita ingin dari tingkat kelurahan sudah muncul pemain-pemain terbaik. Mereka nantinya bisa terus berkompetisi sampai ke tingkat kota. Mudah-mudahan dari proses ini lahir atlet-atlet e-sport Dumai yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Ferdiansyah menambahkan, perhatian terhadap e-sport merupakan bagian dari upaya Partai Golkar Kota Dumai untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam mengembangkan kreativitas dan potensi mereka melalui kegiatan yang positif.
“Kita ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk berkreasi dan berprestasi. E-sport hari ini bukan lagi sekadar permainan, tetapi sudah berkembang menjadi sebuah kompetisi yang membutuhkan strategi, kerja sama tim, disiplin dan kemampuan,” ujarnya.

Sementara itu, Golkar Kota Dumai E-Sport Turnamen MLBB 2026 yang digelar sejak Jumat (28/8/2026) hingga Minggu (30/8/2026) di Aula Sekretariat DPD II Partai Golkar Kota Dumai berlangsung meriah.
Sebanyak 64 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Sejak babak penyisihan hingga pertandingan final, para peserta menunjukkan kemampuan terbaik dan bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara.
Pada akhir kompetisi, Pemain Pensiun berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati MW Group, sementara Pemain Pensiun kembali tercatat di posisi ketiga.
Selain penghargaan bagi para juara, panitia juga memberikan penghargaan individu. Rafi Kurniawan dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik dalam turnamen.

Sementara penghargaan Pemain Termuda diberikan kepada Asyrafsyah Ramadhan.
Ketua Panitia Golkar Kota Dumai E-Sport Turnamen MLBB, Edwar Randa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Alhamdulillah, turnamen ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Edwar Randa.
Menurut Edwar, keikutsertaan 64 tim menunjukkan besarnya minat generasi muda Dumai terhadap e-sport. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal bagi lahirnya kompetisi-kompetisi yang lebih besar dan terarah.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para pemain. Ini menunjukkan bahwa banyak anak-anak muda Dumai memiliki minat dan potensi di bidang e-sport. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi,” katanya.
Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh tim yang berhasil meraih prestasi. Namun, menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dari pelaksanaan turnamen tersebut.
“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, kebersamaan dan persaudaraan selama turnamen berlangsung,” tambahnya. (soe)
































