Scroll untuk baca artikel
DumaiEconomyNasionalRiau

Dumai Jadi Magnet Investasi Riau, Triwulan I 2026 Tembus Rp3,04 Triliun

×

Dumai Jadi Magnet Investasi Riau, Triwulan I 2026 Tembus Rp3,04 Triliun

Sebarkan artikel ini

DUMAI (MDC)– Kota Dumai kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi di Provinsi Riau. Berdasarkan data terbaru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Dumai menempati peringkat pertama realisasi investasi pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026.

Total investasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp3,04 triliun atau sekitar 23 persen dari total investasi kabupaten/kota se-Riau. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Dumai sebagai daerah tujuan utama investor, baik dalam maupun luar negeri.

Dominasi Dumai juga terlihat pada sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai mencapai Rp2,74 triliun atau berkontribusi 28 persen terhadap total PMDN tingkat provinsi.

Kepala DPMPTSP Kota Dumai, Hj. Raja Dona Fitri Illahi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari kemudahan perizinan serta komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.

“Capaian ini menjadi bukti tingginya kepercayaan investor terhadap potensi dan stabilitas ekonomi Kota Dumai. Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang transparan, cepat, dan ramah investasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari arah kebijakan dan kepemimpinan Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Wakil Wali Kota Sugiyarto yang konsisten mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan daerah guna mempertahankan tren positif investasi. Menurutnya, iklim yang kondusif akan berdampak langsung pada peningkatan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.

“Investasi yang tumbuh akan membuka peluang kerja lebih luas. Karena itu, stabilitas daerah menjadi kunci utama agar investor terus percaya dan menanamkan modalnya di Dumai,” tambahnya.

Secara keseluruhan, realisasi investasi Provinsi Riau pada Triwulan I 2026 mencapai Rp12,85 triliun. Angka ini menempatkan Riau di peringkat ke-15 nasional dan peringkat ke-3 di regional Sumatera.

Di tingkat provinsi, kontribusi terbesar masih berasal dari Kota Dumai, disusul Pekanbaru, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, dan Pelalawan.
Dari sisi investor asing, Singapura menjadi kontributor utama, diikuti Malaysia serta sejumlah negara lainnya.

Sementara sektor unggulan yang menopang investasi meliputi industri makanan, perkebunan, industri kimia dan farmasi, kawasan industri, serta pertambangan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Riau akan fokus mendorong hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah ekonomi, didukung sejumlah proyek strategis seperti pembangunan infrastruktur jalan tol, kawasan industri, hingga energi terbarukan.

Dengan capaian ini, Dumai semakin kokoh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Riau, sekaligus menjadi magnet investasi yang menjanjikan di wilayah Sumatera. (dit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *