DUMAI (MDC) – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan terus diperkuat. Pada Senin pagi (04/05/2026), jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai menjalani tes urine yang digelar di ruang kerja Kepala Dishub, Jalan Subrantas, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret kepolisian dalam mendeteksi dini sekaligus menekan potensi penyalahgunaan narkotika di instansi pemerintah.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Said Effendi, bersama Kasat Resnarkoba Polres Dumai AKP Riza Effyandi, serta didukung tim medis dari Klinik Pratama Parama Satwika Polres Dumai.
Proses pemeriksaan berlangsung tertib, dimulai dari verifikasi data peserta, pengambilan sampel urine, hingga pengujian oleh tim medis.
Sebanyak 11 personel Dishub Kota Dumai mengikuti pemeriksaan tersebut. Ke depan, tes urine ini akan dilakukan secara berkala hingga menjangkau seluruh personel sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi terpadu Satresnarkoba Polres Dumai yang menggabungkan langkah represif dan preventif dalam pemberantasan narkotika.
Selain sebagai deteksi dini, kegiatan ini juga bertujuan menjaga integritas dan profesionalisme aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang melalui Kasat Resnarkoba AKP Riza Effyandi menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat kepolisian dalam memastikan instansi pemerintah bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Kami terus mengedepankan langkah preventif dan represif secara berimbang. Tes urine ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya pencegahan di lingkungan kerja,” ujar Riza.
Ia menambahkan, jika ditemukan personel yang terindikasi positif, akan dilakukan tindak lanjut sesuai prosedur, termasuk koordinasi dengan pimpinan instansi terkait untuk pembinaan maupun proses hukum.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi peringatan sekaligus edukasi bagi seluruh aparatur agar menjauhi narkoba. Lingkungan kerja yang bersih akan mendorong pelayanan publik yang maksimal dan berintegritas,” pungkasnya. (dit)































