DUMAI (MDC) — Tim inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui Gugus RT-Prove Rocker 4.0 berhasil meraih predikat Excellent dalam ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 yang berlangsung pada 14–16 September 2026 di The Berkeley Hotel, Bangkok, Thailand.
Capaian tersebut menjadi pengakuan di tingkat internasional atas inovasi yang dikembangkan tim Kilang Dumai untuk meningkatkan keandalan operasi, khususnya dalam menjaga ketersediaan hidrogen bagi operasional Hydrocracker Unit (HCU) 211/212.
Dalam ajang tersebut, Gugus RT-Prove Rocker 4.0 mengusung inovasi berjudul “Meningkatkan Kehandalan Operasional Unit Hydrocracker 211/212 Terkait Hydrogen Availability melalui Rekonfigurasi Katalis dan Rekayasa Alternatif Feed Gas Unit Hydrogen Plant di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.”
Inovasi ini berfokus pada peningkatan keandalan ketersediaan hidrogen bagi HCU 211/212 melalui rekonfigurasi katalis serta rekayasa alternatif umpan gas pada Hydrogen Plant.
HCU merupakan unit yang berfungsi mengolah fraksi hidrokarbon berat menjadi produk bernilai lebih tinggi dengan memanfaatkan gas hidrogen dan katalis. Karena itu, ketersediaan hidrogen menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan, stabilitas, dan keandalan operasi kilang.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, mengatakan predikat Excellent pada IQPC 2026 menjadi bentuk apresiasi atas inovasi yang dikembangkan para Perwira Pertamina sekaligus mencerminkan penguatan budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai.
Menurutnya, budaya tersebut terus diperkuat melalui berbagai program pendampingan dan coaching dari bagian Quality Management–Human Capital perusahaan.
“Bagi kami, inovasi tidak hanya menjadi budaya, tetapi juga kebutuhan sebagai solusi untuk menjawab dinamika dan tantangan operasi kilang. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi lainnya yang mendukung keandalan operasi secara efisien dan optimal dalam upaya menjaga ketahanan energi, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan berdaya saing global,” ujar Iwan.
IQPC 2026 mengusung tema “Driving Resilience and Sustainable Organizational Excellence”. Ajang tersebut mempertemukan tim inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan proyek peningkatan mutu dan produktivitas yang berbasis continuous improvement.
Gugus RT-Prove Rocker 4.0 difasilitasi oleh Achmad Amrizal Fauzi dan diketuai Hadhiansyah Ilhami. Tim tersebut diperkuat Muchammad Ravi, Amar Firmansyah, Saeful Sampe, Sendy Pujiatmoko, Ichsan F., dan Rayi Wibawa Yuda.
Hadhiansyah Ilhami mengatakan predikat Excellent yang diraih di IQPC 2026 merupakan hasil dari proses kolaboratif dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan operasional melalui inovasi yang terukur.
“Predikat Excellent di IQPC 2026 merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari identifikasi permasalahan, pengembangan solusi, hingga pembuktian hasil inovasi. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan perbaikan yang memberikan dampak nyata terhadap keandalan operasi kilang,” ujar Hadhiansyah.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari kolaborasi lintas fungsi serta dukungan manajemen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pembinaan intensif. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi dan keberlanjutan inovasi di lingkungan perusahaan.
Manager Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Ari Winanto, mengatakan keberhasilan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam membangun budaya inovasi di lingkungan Refinery Unit Dumai.
“Kami terus mendorong insan Pertamina untuk melihat setiap tantangan operasional sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. RT-Prove Rocker 4.0 menunjukkan bahwa solusi yang lahir dari pemahaman terhadap kondisi lapangan, didukung kolaborasi dan proses perbaikan yang sistematis, dapat berkembang menjadi inovasi yang mampu berkompetisi di tingkat internasional serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” pungkas Ari. (soe)
































