Scroll untuk baca artikel
BeritaEconomyNasionalRagamRiauTravel

PHR Sulap Akses Operasional Jadi Jalan yang Lebih Nyaman bagi Warga

×

PHR Sulap Akses Operasional Jadi Jalan yang Lebih Nyaman bagi Warga

Sebarkan artikel ini
PHR memperbaiki akses jalan area operasi demi mendukung kelancaran operasional migas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat. F : PHR

DURI (MDC) – Bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalan di sekitar wilayah operasi hulu minyak dan gas bumi (migas), jalan yang mulus bukan sekadar fasilitas. Ia menjadi bagian penting dari rutinitas, mengantar anak ke sekolah, menuju tempat kerja, membawa hasil usaha, hingga menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lainnya.

Melihat pentingnya akses tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan perbaikan dan pengaspalan di delapan titik strategis sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Jalan yang sebelumnya menjadi bagian dari akses operasional perusahaan kini tampil lebih baik, sehingga semakin nyaman digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Perbaikan ini menghadirkan fungsi ganda. Bagi PHR, akses jalan yang andal dibutuhkan untuk mendukung mobilitas pekerja, peralatan, logistik, serta kegiatan operasional hulu migas. Bagi masyarakat, jalan yang lebih baik berarti perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan lancar.

Di sejumlah kawasan, akses tersebut juga menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Kendaraan pengangkut barang dan jasa dapat bergerak lebih lancar, sementara akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan maupun kawasan permukiman menjadi lebih mudah.

Manager Relations Zona Rokan PHR, Rudi Arief, mengatakan perbaikan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan beriringan dengan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Keberadaan akses yang memadai adalah kunci utama keselamatan dan efisiensi operasional hulu migas. Namun kami menyadari sepenuhnya bahwa jalan ini juga merupakan urat nadi kehidupan warga. Oleh karena itu, pengaspalan ini kami dedikasikan agar memberikan manfaat ganda: memperlancar operasi penyuplai energi negeri sekaligus menghadirkan kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi masyarakat,” ujar Rudi.

Perbaikan jalan dilakukan pada delapan titik utama. Di antaranya Jalan Rangau-Duri sepanjang 1.135 meter serta Jalan Ujung Batu-Bekasap sepanjang 360 meter, ditambah sejumlah titik lainnya.

Selain pengaspalan, dilakukan pula penguatan struktur jalan dengan spesifikasi yang disesuaikan untuk mendukung aktivitas kendaraan operasional. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, akses tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas kendaraan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.

Manfaatnya pun tidak berhenti pada kelancaran perjalanan. Infrastruktur jalan yang lebih baik dapat mendukung pergerakan barang dan jasa, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di sekitar area operasi.

Jalan yang awalnya dibangun dan digunakan untuk mendukung aktivitas operasional, kini memiliki manfaat yang lebih luas. Masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari jalur mobilitas harian, sementara PHR tetap dapat menjaga kelancaran kegiatan hulu migas.

Karena digunakan bersama, PHR mengajak masyarakat dan para pelaku usaha turut menjaga kondisi jalan. Salah satunya dengan memperhatikan batas tonase kendaraan dan menghindari kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dapat mempercepat kerusakan jalan.

“Jalan ini kita manfaatkan bersama dan menjadi sarana penting pendukung aktivitas harian. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan para pengguna jalan dapat saling menjaga, memperhatikan ketertiban berkendara, serta merawat infrastruktur ini bersama-sama. Dengan kepedulian bersama, fasilitas jalan ini dapat terus memberikan manfaat secara optimal, aman, dan tahan lama bagi seluruh pengguna,” tutup Rudi.

Jaga Energi, Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina di bawah Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi.

PHR mendapat amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja (WK) Rokan sejak 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Wilayah operasi WK Rokan mencakup sekitar 6.200 kilometer persegi di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau.

WK Rokan memiliki 80 lapangan aktif, sekitar 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Wilayah kerja ini menjadi salah satu penopang penting produksi minyak nasional.

Di tengah tugas menjaga keberlanjutan produksi migas, PHR juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi masyarakat, dan lingkungan.

Perbaikan akses jalan menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Dengan begitu, jalan tidak hanya menjadi penunjang aktivitas operasional, tetapi juga menjadi akses yang mendukung mobilitas dan kehidupan sehari-hari warga. (soe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *